Rejoto Nyambung Tresno Pecah di Gala Premiere, Jadi Etalase Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Mojokerto Ning Ita saat menghadiri gala premiere Film Rejoto Nyambung Tresno di bioskop CGV Sunrise Mall Kota Mojokerto. SP/ DWI
Walikota Mojokerto Ning Ita saat menghadiri gala premiere Film Rejoto Nyambung Tresno di bioskop CGV Sunrise Mall Kota Mojokerto. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Gala premiere film Rejoto Nyambung Tresno di CGV Sunrise Mall Mojokerto, Sabtu (18/7) malam, bukan sekadar menandai lahirnya karya perfilman lokal. 

Film tersebut juga menjadi bukti hasil pembinaan ekonomi kreatif yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto sekaligus media promosi destinasi wisata dan event unggulan daerah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, film tersebut menampilkan berbagai lokasi ikonik Kota Mojokerto. Selain menyuguhkan cerita, film ini juga memperkenalkan destinasi wisata hingga berbagai kegiatan tahunan yang dimiliki Kota Mojokerto kepada masyarakat. Dalam film ini, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota juga turut tampil sebagai cameo. 

"Sepanjang film diputar dari awal hingga akhir, seluruh venue berada di Kota Mojokerto. Film ini sekaligus mempromosikan destinasi wisata dan event tahunan Kota Mojokerto. Artinya, Rejoto Nyambung Tresno menjadi salah satu media untuk memperkenalkan Kota Mojokerto kepada masyarakat," tutur Ning Ita. 

Lahirnya film ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Pembinaan dilakukan melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah pusat.

"Pengembangan ekonomi kreatif ini berawal dari pelatihan yang kami lakukan secara masif. Sejak bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif hingga kini menjadi Kementerian Ekonomi Kreatif, fasilitasi terus kami lakukan. Hasilnya bisa kita lihat hari ini melalui salah satu film yang mempromosikan Kota Mojokerto," katanya.

Ia juga mengapresiasi para talenta muda lokal yang terlibat dalam produksi film tersebut. Meski sebagian besar belum memiliki pengalaman di dunia perfilman, mereka dinilai mampu menghadirkan karya yang berkualitas berkat pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan.

"Talenta-talenta muda yang saya lihat mungkin belum memiliki pengalaman di dunia perfilman. Namun faktanya, film pertama mereka sudah sangat bagus  melalui pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Kota Mojokerto," pujinya.

Ke depan, Ning Ita berharap Rejoto Nyambung Tresno dapat berlanjut ke sekuel berikutnya agar semakin banyak potensi Kota Mojokerto yang dapat diangkat ke layar lebar. Ia juga mengusulkan penambahan subtitle mengingat sekitar 80 persen dialog dalam film menggunakan bahasa Jawa sehingga lebih mudah dinikmati penonton dari berbagai daerah.

Gala premiere ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, seluruh pemain dan kru film, hingga keluarga para pemeran. Film ini akan mulai tayang di CGV Kota Mojokerto pada 25 Juli 2026. dwi

Berita Terbaru

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti produksi sampah di Kabupaten Jombang mencapai sekitar 530 ton per hari, saat ini masalah tersebut telah menjadi…

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru…

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga akibat beroperasinya kembali SPPG untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejumlah komoditas khususnya harga…

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Kawasan Ijen, Bondowoso kembali diselimuti fenomena embun upas atau embun salju yang menciptakan pemandangan yang eksotis,…