Buntut Demo, Tunggu Kebijakan Bupati Sumenep Berpihak Pada Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan Pendemo padati Gedung pemerintah Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ratusan Pendemo padati Gedung pemerintah Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Belum ada keputusan dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH, MH terkait permohonan pencabutan kebijakan vaksinasi dan penyekatan di jalanan.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Bupati Sumenep pada saat demo berlangsung Jumat (22/10) mengatakan kalau para pendemo tidak ditemui oleh bupati dengan berbagai alasan dan kesibukan. 

"Pada hari itu, bupati benar -benar sibuk, ada tiga agenda yang harus didatangi, namun karena jadwal pendemo itu hanya tertulis hari Jumat dan tidak jelas tanggalnya," ungkapnya.

Tapi kata dia, Bupati Sumenep bakal memenuhi janjinya untuk menjumpai para pendemo terkait tuntutan vaksinasi yang diduga sangat meresahkan masyarakat itu. 

“Mengenai hari dan tanggalnya, biar nanti saya yang akan menghubungi Almukarrom Kiai Jurjiz Muzammil,” tegasnya.

Untuk diketahui, ratusan pendemo memadati gedung Pemerintah Kabupaten  Sumenep pada hari Jumat lalu (22/10) kedatangan mereka, menuntut kebijakan pemerintah yang dianggap sangat menekan masyarakat dan dilakukannya penyekatan di jalan.

Secara terpisah, Kiai Jurjiz Muzammil koordinator demonstrasi mengaku, sampai saat ini belum ada tanggapan dari Bupati Sumenep. 

Pihaknya bersama para masyarakat juga menunggu kebijakan Bupati Sumenep terkait vaksinasi paksa dan penyekatan di Jalan. 

"Belum ada telpon dari pemerintah, kita  bersama masyarakat Kabupaten Sumenep, masih menunggu kebijakan Bupati Achmad Fauzi SH, MH, "pungkasnya. Ar

 

 c

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…