Bansos Sering Salah Sasaran, Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah Desak Optimalisasi Akurasi Data MBR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah saat menggelar reses di daerah pemilihannya di Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar. 
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah saat menggelar reses di daerah pemilihannya di Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lagi-lagi, Masyarakat banyak mengeluh Bantuan Sosial (Bansos) tidak tepat sasaran. Hal ini tidak terlepas dari pendataan warga penerima Bansos yang belum di update atau belum diperbaiki. 

Hal ini terungkap saat Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah menggelar reses, menemui masyarakat di daerah pemilihannya di Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar, warga juga curhat masalah Bansos. 

"Ini masalah klasik, problem tahunan. Gak onok ta masalah yang lain . Kok mesti Bansos tidak tepat sasaran ( Tidak ada masalah lain. Kenapa kok Bansos tidak tepat sasaran)," ungkap Laila Mufidah, Minggu (31/10).

Di Rungkut Tengah, menurut Laila ada sekitar 9 warga yang mestinya lebih berhak mendapat Bansos terabaikan. Baik Bansos dari pusat BST, bantuan tunai Pemkot, bantuan sembako Pemkot, dan jenis bantuan lain. Bagi warga, mereka tidak tahu jenis bantuan Darimana.

Warga hanya mengadu ke ketua RT dan RW mereka untuk mengajukan bantuan karena kondisi riil membutuhkan. Namun ada warga yang ekonominya lebih baik dari warga yang mengajukan itu malah dapat bantuan. 

Tidak hanya menimbulkan masalah baru di antara warga karena bisa menimbulkan kecurigaan. Terutama kepada perangkat RT atau RW. Mereka akan berburuk sangka kepada perangkat karena dianggap memilih warga yang tidak tepat.

"Saya bisa merasakan situasi di masyarakat. Saat reses menjadi akumulasi mereka mengeluh akan sistem Bansos. Sudah saatnya pemutakhiran data By digitalisasi. Ini tak bisa ditawar lagi," kata Laila. 

Maka dari itu, Politisi Perempuan ini Alumni Darul Ulum Jombang ini mendesak agar sistem pemutakhiran data terkait warga penerima bantuan sosial (Bansos) diperbaiki. 

"Mari bersama-sama mencegah agar semua Bansos bisa tepat sasaran. Kasihan warga yang berhak menerima terabaikan hanya karena sistem yang tidak tepat. Hentikan Bansos salah sasaran," kata Laila Mufidah.

Laila Mufidah mengaku jengah dengan sistem pemberian Bansos. Mulai dari pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah pusat sampai bantuan tunai dan sembako  dari Pemkot atau berbagai bantuan sosial lainnya, masih saja ada yang tidak tepat sasaran. 

Program yang sebenarnya mulia dan bagus karena bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi seakan menjadi kurang bermanfaat. Masyarakat yang mestinya berhak menerima bantuan tersebut tidak merasakan sebagai penerima manfaat.

Sebaliknya, masyarakat yang tidak berhak sebagai penerima manfaat malah dapat Bansos. Warga yang tergolong mampu menerima Bansos. Tentu ini menjadi problem bersama yang harus dibenahi. Setiap turun ke masyarakat, Wakil Ketua DPRD Laila mendapat keluhan yang sama. Alq

 

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…