Respon Ketidakpastian Sikon, APBD Lamongan Dibuat Fleksibel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD menyerahkan dokumen RAPBD menjadi APBD usai Rapat Paripurna Penutupan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ketua DPRD menyerahkan dokumen RAPBD menjadi APBD usai Rapat Paripurna Penutupan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan -  APBD Tahun 2022 yang baru disetujui oleh DPRD menghadapi tantangan dan ketidakpastian yang tinggi. Disamping ancaman Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir,  juga harus bersiap menghadapi tantangan global, mulai perubahan iklim, peningkatan dinamika geopolitik, serta pemulihan ekonomi global yang tidak merata, sehingga APBD dibuat fleksibel.

Hal itu disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi, dalam Penutupan Rapat Paripurna pada Senin (15/11/2021), di Gedung DPRD setempat, yang diawali dengan pembacaan oleh juru bicara badan anggaran (Banggar).

 Disebutkan oleh bupati, tantangan tahun 2022 cukuplah besar, karena ketidakpastian itulah postur APBD dibuat fleksibel, dan tetap antisipatif, responsif, dan fleksibel merespons ketidakpastian, namun tetap mencerminkan optimisme dan kehati-hatian.

Sebagaimana diketahui bersama, lanjut Bupati, isu perubahan iklim telah menjadi perhatian masyarakat dunia termasuk Lamongan. “Panas ekstrem yang terjadi sebulan lalu dan di bulan-bulan ini telah diperingatkan akan bahaya hidrologi disaat curah hujan yang tinggi, serta yang tak kalah pentingnya adalah pengelolaan sampah yang bersih, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Belum lagi peningkatan jumlah sampah terjadi seiring deret ukur sedangkan ketersedian lahan TPA sampah mengikuti deret hitung. Hal ini mengakibatkan lahan TPA memiliki umur yang pendek karena tidak mampu lagi menampung sampah yang ada. Rendahnya teknologi yang dimiliki dan lemahnya infrastruktur menimbulkan permasalahan sampah yang cukup rumit.

“Isu-isu tersebut diatas menjadi kewaspadaan bersama. Karena selain memberi dampak buruk terhadap lingkungan juga menyebabkan kerentanan ekonomi bagi masyarakat yang mengalaminya,” imbuhnya.

Selain telah melakukan normalisasi saluran air, sungai dan waduk sebagai upaya pencegahan, pemerintah juga mengajak masyarakat secara swadaya melakukan pembersihan saluran air dan diharapkan gerakan ini semakin massif dilakukan untuk mengantisipasi curah hujan yang tinggi.

Kedepannya, konsep zero waste akan dikaji lebih dalam dan menerapkan pengelolaan sampah pada skala rumah tangga. Sehingga upaya pengurangan sampah yang masuk ke TPA dapat teratasi.

Sementara itu, juru bicara badan anggaran (Banggar), dr. Sanditia Davis dalam kesempatan itu menyebutkan, setelah melalui berbagai tahapan pembahasan, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022 disetujui oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan.

Disebutkan olehnya, bahwa DPRD Kabupaten Lamongan menyepakati postur rancangan APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2022 dengan Pendapatan Daerah sebesar Rp 2.977.267.739.500, sementara Belanja Daerah dialokasikan sebesar Rp 3.118.179.802.399,52. Sebagai penyeimbang dari defisit yang terjadi, maka kebijakan pembiayaan yang ditempuh adalah pembiayaan netto yang berasal dari penerimaan setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan yang selanjutnya digunakan untuk menutup defisit anggaran.

“Setelah Raperda APBD 2022 dilakukan pembahasan bersama antara Badan Anggaran bersama tim anggaran Pemda. Maka Banggar memohon kiranya Raperda APBD tahun anggaran 2022 disetujui dalam rapat paripurna yang terhormat ini,” ungkap Sanditia Davis.

Usai melakukan penyerahan dokumen hasil pembahasan kepada ketua DPRD Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi tinggi atas pandangan, saran, pendapat dan masukan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi, komisi hingga Banggar. jir

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar memperluas program Desa Binaan Imigrasi (DBI) sebagai upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan O…

Erick Wowor Buka Peran Miming

Erick Wowor Buka Peran Miming

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

KITA sudah bicara soal pengakuan. Sekarang kita bicara soal penyakitnya: Mentalitas Mafia Kasus. Apa itu? Itu mentalitas yang menganggap hukum itu dagangan.…

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Penyitaan, penggeledahan, pencegahan, hingga status tersangka Febrie…

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…