Kejati Jatim Tahan Mantan Marketing Bank MNC yang Tipu Nasabah 1,2 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban bersama tim kuasa hukum saat mendatangi Kejati Jatim
Korban bersama tim kuasa hukum saat mendatangi Kejati Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus perkara penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan oknum marketing bank MNC bernama Anisa Farida Yuniarti terhadap nasabah bank MNC bernama Indira dan Erna memasuki babak baru. Kini Anisa ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. 

Pelimpahan tahap 2 dan Penahanan Anisa diutarakan oleh Kasi Penkum Kejati Jatim, Fathur Rohman. 

"Sudah tahap 2, Rabu kemarin. Ditahan," terang Fathur, via WhatsApp. Senin (22/11/2021) pagi. 

Atas penahan Anisa, Erna menerangkan bahwa keadilan telah ditegakkan. "Hari ini saya ke Kejati Jatim, untuk mempertanyakan perkembangan perkara. Dan bertemu dengan Jaksa Sri Winarni dan Jaksa Utami. Beliau menyampaikan bahwa Anisa ditahan dan dititipkan di rumah tahanan Polda Jatim, mulai Rabu tanggal 17 November 2021," urai Erna ditemani kuasa hukumnya, Dodik Firmansyah, dan Abdul Rauf, Senin (22/11). 

"Terimakasih kepada kejaksaan Tinggi yang menahan Anisa, saya merasa puas, akhirnya dapat  keadilan atas laporan saya," pungkas Erna. 

Pada kesempatan yang sama, Dodik Firmansyah mengutarakan bahwa kliennya puas atas kinerja Kejari Jawa Timur. "Apa yang diinginkan klien saya telah tercapai, tersangka telah ditahan pada saat pelimpahan tahap 2," ujar Dodik Firmansyah. 

Abdul Rauf, kuasa hukum lainnya menerangkan bahwa pihaknya berharap untuk penambahan pasal terhadap tersangka Anisa. "Bukan hanya UU Perbankan yang diterapkan, kita berharap jaksa menambahkan pasal penipuan, penggelapan dan pencucian uang. Agar terbongkar semua aliran dana yang dipakai tersangka dari hasil penipuan," pungkas Abdul Rauf. 

Perlu diketahui, atas penuturan korban, Indira dan Erna ditemani kuasa hukumnya menerangkan bahwa telah ditipu Anisa warga Pepelegi Sidoarjo, sebesar Rp. 1,2 Milyar. 

"Uang kita yang masuk adalah Rp. 800 juta, dan ditotal dengan Cashback yang kita terima dan masukan lagi ke Bank dengan total Rp 1,2 Milyar,” ujar Indira. Rabu (17/11) siang lalu. 

Di kesempatan itu Erna, ibunda dari Indira menceritakan kronologi penipuan yang dilakukan Anisa. 

"Berawal dari tahun 2017, saya ditawari Anisa menabung di Bank MNC Jemursari. Dengan iming iming dapat program bunga yang bagus. Akhirnya saya titipkan uang Rp 100 juta ke Anisa untuk menabung. Dan saya dapat buku tabungan bank MNC tercatat uang Rp 100 juta” ujar Erna ibunda dari Indira. 

“Berselang beberapa lama, saya ditawari lagi, tapi dengan catatan tidak boleh membuka tabungan atas nama yang sama. Karena iming-iming dapat cashback yang besar akhirnya saya titipkan uang itu ke Anisa atas nama anak dan saudara saya. Dan Anisa memberikan beberapa buku tabungan bank MNC,” ujar Erna. 

Erna menjelaskan bahwa uang mereka dalam kurun waktu 2017 hingga 2019 dititipkan ke Anisa untuk ditabung di Bank MNC dengan harapan membantu Anisa mendapatkan nasabah dan iming-iming mendapatkan cashback. 

“Total seperti dijelaskan anak saya Rp. 800 juta, dan beberapa kali saya dikasih cashback sama Anisa, dan dengan bujuk rayunya uang cashback saya masukan lagi ke Bank melalui Anisa. Dan total semuanya Rp 1,2 Milyar,” ujar Erna. 

Terkuaknya modus Anisa, mengambil uang nasabahnya, ketika kakak dari Erna yang juga menitipkan uang untuk ditabung di Bank MNC ke Anisa, datang ke Bank MNC cabang Tais untuk ambil uangnya. 

“Kakak saya kaget, ternyata uang yang tercatat di rekening yang diberi Anisa tidak sama dengan nominal di bank. Uang di buku tabungan Rp 150 juta, ternyata di saldo bank hanya Rp 300 ribu,” ujar Erna. 

Dengan kejadian itu, Erna juga mengecek uang tabungannya ke Bank MNC, dan dirinya juga kaget nilai uang di buku tabungan tidak sama dengan saldo bank. 

“Saya hubungi Anisa, dan dia bilang menyerahkan diri ke Polisi, dan mengajak ketemuan di Polda. Saat di Polda dia bilang uang sudah habis, dan menyuruh saya laporkan ke polisi. Saya masih kasihan dan mencoba meminta ia mengembalikan uang saya, akan tetapi hanya janji aja yang diberikan. Akhirnya saya laporkan dia ke Polisi. Dan saya dapat info bahwa Anisa sudah tidak kerja lagi di Bank MNC,” ujar Erna. 

Merasa ditipu, akhirnya mereka melaporkan Anisa ke Polda Jatim pada 12 Desember 2019 silam, dan menerima Surat Tanda Lapor nomor: TBL/58/ XII/2019/Sus/Jatim, tentang tindak pidana yang diatur dalam pasal 49 ayat 1 huruf a dan b, dan ayat 2 huruf b Undang Undang No. 10 tahun 1998 perubahan atas Undang Undang No.7 tahun 1992 tentang Perbankan. by

Berita Terbaru

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mengungkap besarnya kebutuhan anggaran untuk membenahi tata kelola sekaligus mengoptimalkan aset-aset l…

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM,Surabaya. Terdakwa Raditya Mohammer Khadaffi mengajukan eksepsi atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam…

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pasar konstruksi dan industri bahan bangunan di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo S…

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam…