Suami, Mertua dan Adik Ipar Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketiga pelaku pembunuhan yang diamankan polisi.
Ketiga pelaku pembunuhan yang diamankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Mulyadi (37) warga Sumenep tewas dianiaya Haris (40) dibantu ayah Haris Mioddin (60) dan Halili (30) adik Haris secara brutal. Dari informasi yang didapat, aksi penganiayaan berujung pembunuhan tersebut dilatarbelakangi asmara.

Haris marah terhadap korban yang merupakan selingkuhan istri.

Aksi berdarah tersebut terjadi di Dusun Wakduwak, Desa Beluk Raja, Ambunten, Sumenep. Baik korban maupun pelaku merupakan tetangga desa. Peristiwa ini berawal pada Rabu (1/12) malam, saat itu Mulyadi menelpon Helmi (30), istri Haris.

Helmi lalu memberikan telepon tersebut pada suaminya. Saat itu, Mulyadi pun berbicara dengan Haris. Obrolan mereka berlangsung cukup alot.

Hingga akhirnya, Mulyadi berkata pada Haris jika dia menyukai istrinya dan mau mengambilnya untuk diajak hidup bersama di rumahnya. Padahal Haris sendiri sudah mempunyai istri. Lalu tak berselang lama, adik Mulyadi datang menjemput Helmi menggunakan sepeda motor.

"Secara terus terang si korban mengatakan bahwa korban itu suka sama istrinya Haris," kata Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Rabu (2/12/2021).

Mengetahui istrinya dijemput adik korban, Haris kemudian membuntutinya sambil menelepon adik dan ayahnya. Lalu, ketiganya membawa senjata tajam mendatangi rumah korban. Di sana, mereka mendapati Helmi ada di dalam rumah Mulyadi.

"Ketika tahu istri pelaku dijemput oleh adik korban. Nah dibuntutilah istrinya, ternyata istrinya menuju rumah korban, di situ pelaku Haris menghubungi orang tua dan saudaranya," terang Widiarti.

Cekcok pun tak terhindarkan. Hingga akhirnya, ketiga tersangka menghabisi nyawa korban dengan menggunakan celurit, parang, dan kapak. Korban tewas bersimbah darah di dalam rumahnya dengan penuh luka di tubuhnya.

"Melihat istrinya ada di situ di rumah korban, akhirnya terjadi cekcok perselisihan dan mengakibatkan korban dianiaya dan meninggal di tempat," tambah Widiarti.

Setelah kejadian tersebut, ketiga pelaku melarikan diri. Tim resmob lalu melakukan pengejaran terhadap para pelaku, dan beberapa jam kemudian satu tersangka bernama Halili berhasil ditangkap di rumah milik Salam di Dusun Bilbagung Desa Lebeng Timur, Pasongsongan.

Sementara dua tersangka lainnya Haris dan Mioddin menyerahkan diri ke Polsek Pasongsongan diantar Kepala desa Beluk Raja Ambunten bersama Kepala Desa Soddara Pasongsongan pada Kamis pagi (2/12).

Para tersangka dan barang bukti senjata tajam dibawa ke Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Helmi juga ikut diamankan di Polsek Pasongsongan. Sementara itu, para tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP.

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…