Belajar Bersama di Museum, Disbudparpora Kota Kediri Ajak Remaja Baca Aksara Jawa Kuno

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan yang berlangsung di Museum Airlangga kawasan Taman Wisata Budaya Gua Selomangleng Kota Kediri
Kegiatan yang berlangsung di Museum Airlangga kawasan Taman Wisata Budaya Gua Selomangleng Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar Belajar Bersama di Museum. Kegiatan yang berlangsung di Museum Airlangga kawasan Taman Wisata Budaya Gua Selomangleng kelurahan Pojok, kecamatan Mojoroto tersebut dimulai Selasa (12/10/2021) pagi sampai Jumat (15/10/2021). 

Belajar Bersama di Museum diikuti oleh 17 peserta Saka Wisata ini dalam rangka memperingati Hari Museum Nasional. Peserta yang hadir tidak hanya duduk manis mendengarkan materi, namun mereka juga diajarkan langsung cara membaca dan menulis menggunakan Aksara Jawa Kuno. Namun karena masa pandemi dan pengunjung museum masih dibatasi, hasil tulisan mereka juga dibagikan ke media sosial masing-masing. Sehingga masyarakat lainnya juga tertarik untuk ikut belajar aksara Jawa Kuno.

Nur Muhyar, Plt Kepala Disbudparpora Kota Kediri yang juga menjabat Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Pemkot Kediri, dalam sambutannya berpesan bahwa kegiatan belajar di museum perlu dipupuk sebagai bentuk pelestarian budaya. Terlebih lagi selama ini pembelajaran sejarah hanya melalui teori saja.

“Belajar Bersama di Museum sebagai bentuk pelestarian budaya yang perlu dipupuk utamanya bagi generasi masa kini. Selama ini pembelajaran sejarah hanya melalui teori, namun kegiatan Belajar di Museum ini mengajak peserta untuk langsung praktek salah satunya membaca prasasti dan menulis aksara Jawa Kuno,” terang Nur Muhyar.

Eko Bastiawan, salah seorang pemateri dalam Belajar Bersama di Museum mengemukakan, bahwa saat ini masih banyak prasasti di luar sana yang belum masuk dan dirawat di museum. Menurut pria lulusan SOAS Universitas London yang juga tergabung dalam komunitas pemerhati budaya dan sejarah ini, para sejarawan kini berpacu dengan waktu untuk bisa membaca ulang dan mendokumentasikan prasasti sebelum tulisan yang terpahat memudar karena cuaca.

Melalui kegiatan Belajar di Museum ini dia berharap, nantinya akan semakin banyak generasi muda yang mampu membaca aksara Jawa Kuno dan dapat membantu pembacaan prasasti.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk mendorong generasi muda agar lebih mencintai budaya, juga merangsang minat generasi muda untuk mempelajari aksara Jawa Kuno. Harapannya nanti banyak pemuda kita bisa membaca prasasti guna mengungkap sejarah yang tertulis pada banyak prasasti di tanah air,” kata Eko Bastiawan.

Salah satu peserta Belajar Bersama di Museum, Junio Chelsa Putra Setyana, mengaku senang akhirnya dapat belajar aksara Jawa Kuno. Ia pun mengaku sempat kebingungan dan kesulitan membaca tulisan di prasasti.

“Acara ini sangat bagus sekali, karena saya dan teman-teman akhirnya bisa mengenal penulisan, cara baca aksara Jawa kuno, yang biasanya tidak diajarkan di bangku sekolah,” ujar Junio yang kini duduk di bangku kelas 3 SMA.

Selain belajar Aksara Jawa Kuno, kegiatan Belajar Bersama di Museum ini akan diisi dengan materi beragam lainnya. Antara lain, Peran Penegak Hukum dalam Pelestarian dan Pengembangan Cagar Budaya, Pelestarian dan Pengembangan Cagar Budaya, Arca Dwara Pala, dan Relief Panji. Can

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…