PB HMI: Risma, Bekerjalah Proporsional, Ketimbang Pencitraan Belaka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi Risma mengais batu yang kini viral.
Aksi Risma mengais batu yang kini viral.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali jadi bahan perbincangan jagad maya. Kali ini terkait aksi Risma saatmengecek langsung pengungsi bencana erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12) kemarin. Risma melakukan sejumlah hal, termasuk turun dari mobil mengais batu saat turun hujan.

Berdasarkan keterangan resmi di situs Kemensos seperti dikutip Senin (6/12/2021), Mensos Risma menuju dapur umum yang didirikan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di kantor Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, setiba di lokasi. Mensos kemudian bergerak ke lokasi terdampak lainnya, yakni di Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Candipuro, tepatnya di Desa Penanggal.

Mensos Risma berhenti di beberapa ruas jalan dan membagikan bantuan makanan. Iring-iringan kendaraan dinas Mensos juga sempat berhenti beberapa kali.

"Di tengah hujan deras, Mensos turun dari mobil mengais batu dan pasir untuk menutupi lubang di jalan," bunyi keterangan pers Kemensos.

 PB HMI pun mengkritik gaya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengais batu untuk menutupi lubang di lokasi erupsi Gunung Semeru. Menurutnya, tindakan Risma hanya untuk mencari popularitas.

"Tindakan yang dilakukan Menteri Sosial ini tidak lebih adalah untuk mendongkrak popularitas," kata Ketua PB HMI Imam Rinaldi Nasution dalam keterangannya, Rabu (8/12/2021).

Imam menerangkan, Risma melakukan tindakan berlebih karena memindahkan batu dengan tangan. Padahal, ada alat yang bisa digunakan untuk mempercepat pengerjaan.

"Lagi-lagi kita prihatin dengan aksi Bu Menteri, padahal sebenarnya di sana sudah tersedia alat berat yang dapat mempermudah pekerjaan. Kita tidak tahu pasti apa maksud Bu Risma, namun memindahkan bebatuan seperti itu dengan satu tangan menurut kami tidak lain hanyalah untuk menarik simpati masyarakat," kata Imam.

Menurut Imam, Mensos Risma akhir-akhir ini sering menjadi kontroversi dengan tindakannya. Sebelum peristiwa mengais batu, Risma memaksa disabilitas tuli untuk berbicara.

"Aksi Bu Risma belakangan menyita perhatian publik, namun justru bukan mendapat tanggapan positif. Semoga aksi beliau kali ini bukan untuk menutupi tindakannya pada penyandang disabilitas tunarungu 1 Desember lalu," kata Imam.

Imam meminta Risma bekerja efektif dan proporsional dibandingkan mengurusi pencitraannya. Terlebih bencana yang datang saat ini terjadi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Harapan kita, semoga Bu Risma bisa bekerja lebih efektif dan proporsional, sebab saat ini masyarakat butuh tindakan nyata dari Kementerian Sosial," katanya.

"Pandemi COVID yang masih terus mempersempit ruang gerak masyarakat ditambah lagi dengan adanya bencana alam, praktis semakin banyak masyarakat butuh perhatian kementerian yang beliau pimpin," ucap Imam.

 

Jangan Ditiru

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu juga melontarkan kritik tajam. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Mensos Risma tidak patut untuk ditiru.

“Jangan mencontoh kerja seperti ini – jelas lambat dan hanya merepotkan banyak orang,” cuit Said Did lewat akun Twitter @msaid_didu, kemarin.

Pernyataan tersebut juga turut diberi tanggapan oleh netizen di kolom komentar. Salah satunya Koordinator Relawan Anies Baswesan La Ode Basir. Ia mengatakan tak seharusnya level menteri melakukan hal seperti itu.

“Apa ga ada cangkul atau skop. Menteri baiknya berpikir dan bertindak besar, level menteri,” ujar La Ode Basir.

Namun, ada juga yang memuji eks Walik Kta Surabaya itu. “Gaya kerja bu Risma ya memang begitu dan faktanya dia berhasil lihatlah kota Surabaya,” ujar netizen lain. sem,jk,05

Berita Terbaru

Laporan Dugaan Pungli Kepala Desa Brengkok Brondong Resmi Diterima Kejari Lamongan

Laporan Dugaan Pungli Kepala Desa Brengkok Brondong Resmi Diterima Kejari Lamongan

Kamis, 06 Agu 2026 21:19 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 21:19 WIB

SURABAYA PAGI, Lamongan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan secara resmi menerima laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Kepala D…

Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Kamis, 06 Agu 2026 20:38 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota…

Posyandu Keluarga Mawar 3 Desa Dukuhsari Jabon Raih Juara Harapan 1 Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Jawa Timur 2026

Posyandu Keluarga Mawar 3 Desa Dukuhsari Jabon Raih Juara Harapan 1 Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Jawa Timur 2026

Kamis, 06 Agu 2026 20:33 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Kabar membanggakan datang dari dunia kesehatan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Posyandu Keluarga Mawar 3 yang terletak di Desa D…

Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim, atas Dugaan Salah Tahan Pimred Surabaya Pagi Raditya M. Khadaffi

Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim, atas Dugaan Salah Tahan Pimred Surabaya Pagi Raditya M. Khadaffi

Kamis, 06 Agu 2026 20:13 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya: Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim atas dugaan salah tahan Pimred Raditya M. Khadaffi digelar di Pengadilan Negeri Surabaya,…

Jadi Otak Mark Up Tunjangan Perumahan Dewan Rp 3,6 M, Eks Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Ditahan

Jadi Otak Mark Up Tunjangan Perumahan Dewan Rp 3,6 M, Eks Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Ditahan

Kamis, 06 Agu 2026 19:07 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 19:07 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024 yang kini masih menjabat anggota DPRD p…

Sidang Maidi : JPU KPK Dalami Kedekatan Maidi dengan Pemilik Butik, ATM dan Panggilan "Bu Nyai" Jadi Perhatian 

Sidang Maidi : JPU KPK Dalami Kedekatan Maidi dengan Pemilik Butik, ATM dan Panggilan "Bu Nyai" Jadi Perhatian 

Kamis, 06 Agu 2026 18:26 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah fakta kedekatan hubungan terdakwa Wali Kota Mad…