Pemkot Surabaya Diminta Perhatikan Cagar Budaya Terbengkalai Lainnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cagar Budaya Surabaya. SP/HN/YANUAR ACHBAR
Cagar Budaya Surabaya. SP/HN/YANUAR ACHBAR

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya meminta pemerintah Kota setempat untuk tak hanya memperhatikan bangunan cagar budaya di Jalan Tunjungan yang kini berubah jadi Tunjungan Romansa, melainkan juga cagar budaya lainnya yang terbengkalai.  


"Kami mengapresiasi sebesar-besarnya atas peresmian Tunjungan Romansa pada November lalu. Tapi kami juga meminta Pemkot Surabaya untuk memberi perhatian lebih pada cagar budaya lainnya di Surabaya," anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono di Surabaya, Sabtu.

Menurut dia, Tunjungan Romansa tidak hanya memberikan dampak positif kepada pariwisata Surabaya, tetapi juga akan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian Kota Surabaya dan sekitarnya, lebih-lebih bagi Jawa Timur. 

Namun, lanjut dia, masih ada banyak cagar budaya terbengkalai di Kota Surabaya yang berpotensi sebagai tempat wisata perlu mendapat perhatian serius dari Pemkot Surabaya. 

"Kalau memang Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan, maka sudah selayaknya kita perlu menjaga dan melestarikan peninggalan bersejarah kota kita ini. Kita tidak bisa terus menutup mata dan membiarkan satu per satu situs cagar budaya hilang," ujar ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Tjutjuk mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya, ada sekitar 20 cagar budaya di Jalan Tunjungan, dimana saat ini sudah mendapat perhatian dari Pemkot Surabaya. Namun, masih banyak juga situs cagar budaya yang terancam lenyap, seperti Penjara Kalisosok dan Benteng Kedung Cowek.

"Pada intinya, kami mengusulkan pemanfaatan cagar budaya sebagai objek pariwisata, dimana ini perlu juga didukung dengan pengembangan kota tua, seperti yang dimiliki oleh Kota Jakarta dan Semarang," katanya.

Ia mencontohkan seperti di daerah Jembatan Merah dan Jalan Rajawali yang merupakan bagian dari Kota Tua Surabaya, dimana banyak cagar budaya di sana dan berpotensi untuk meningkatkan angka wisatawan Surabaya. 

"Saya melihat bahwa Kota Tua Surabaya tidak kalah dengan Jakarta dan Semarang apabila nantinya direvitalisasi. Maka dari itu, saat ini penyempurnaan Perda Cagar Budaya tengah dibahas," ujar Tjutjuk.

Saat ini, kata dia, Pemkot Surabaya bersama dengan DPRD Kota Surabaya tengah merancang Raperda tentang Cagar Budaya. Hal ini bertujuan untuk menyempurnakan Perda Nomor 5 Tahun 2005 tentang Pelestarian bangunan dan atau Lingkungan Cagar Budaya yang sudah diperbaharui, yang kemudian disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Sb2/na

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran bos PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, dalam…

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ada peristiwa menarik dalam sidang pembacaan surat dakwaan mantan Menag Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan…

Komisi XI akan “Fit and Proper Test” Destry Damayanti Usai Reses

Komisi XI akan “Fit and Proper Test” Destry Damayanti Usai Reses

Rabu, 12 Agu 2026 07:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri menyatakan pihaknya siap mengatur jadwal uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper t…