Nasib 396 Pengungsi Afghanistan di Surabaya yang Tak Ada Juntrungnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengungsi asal Afganistan saat melakukan aksi demo di depan Balai Kota Surabaya.SP/SAMMY MANTOLAS
Pengungsi asal Afganistan saat melakukan aksi demo di depan Balai Kota Surabaya.SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekitar 396 pengungsi asal Afganistan yang hingga kini terus berjuang memperjuangkan nasibnya setelah lebih dari 11 tahun berada di Surabaya.

Muhammad Alif, salah satu pengungsi Afganistan mengisahkan, sudah lebih dari puluhan kali ia bersama 395 pengungsi lainnya melakukan aksi agar mendapatkan bantuan untuk bisa segera berangkat ke negara ketiga. 

Aksi terakhir dilakukan pada November 2021 lalu di Kantor Kemenkumham Jawa Timur. Namun tetap saja, tidak ada hasil pasca aksi tersebut.

"Hari ini kami lakukan demo lagi di Balaikota, kami berharap bertemu dengan bapak walikota sehingga membantu kami koordinasi dengan UNHCR agar kami segera berangkat ke negara ketiga," kata Muhammad Alif kepada Surabaya Pagi, Selasa (14/12/2021).

Alif sendiri tiba di Indonesia pada awal tahun 2010 lalu. Indonesia katanya, bukanlah negara tujuan melainkan negara transit. Saat tiba di Indonesia, UNHCR selaku organisasi yang berwenang menangani pengungsi berjanji akan mencarikan negara ketiga yang layak untuk mereka tempati. 

"Tapi sampai saat ini tidak ada kabar sama sekali dari UNHCR. Kamu sudah menunggu belasan tahun, apalagi Afganistan sekarang kondisinya semakin parah. Jadi kami hanya minta kejelasan, nasib kami gimana," ucapnya.

Di Surabaya, para pengungsi Afghanistan ditempatkan di Pusat Akomodasi Puspa Agro. Ia pun menceritakan, banyak dari teman-temannya yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri akibat frustasi karena ketidakjelasan status mereka.

"Ada 15 orang yang akhirnya bunuh diri. Di Medan malah ada yang bakar diri. Kita di sini hidup seperti binatang saja. Hanya makan tidur, makan tidur. Tidak kerja sama sekali," ucapnya.

Perlu diketahui, pengungsi Afghanistan yang berada di Indonesia khususnya di Surabaya, tidak akan mendapatkan status pencari suaka atau bahkan bekerja di Surabaya.

Hal ini karena, Indonesia tidak menandatangani ataupun meratifikasi Konvensi PBB mengenai Status Pengungsi Tahun 1951 dan Protokol mengenai Status Pengungsi 31 Januari 1967.sem

Berita Terbaru

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…