Anak-Anak Pengungsi Semeru Curhat Tak Bisa Sekolah dan Ngaji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anwar Sadad bersama anak -anak pengungsi Semeru, Minggu (21/12/2021).
Anwar Sadad bersama anak -anak pengungsi Semeru, Minggu (21/12/2021).

i

Lumajang - Wajah Fadil terlihat sumringah sore itu. Siswa kelas 3 SD yang tinggal di lokasi pengungsian warga terdampak letusan gunung semeru, di SMPN 02 kecamatan Pasirian, kabupaten Lumajang itu tertawa lepas, ketika bersenda gurau dengan ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad.

"Ini namanya Fadil, Pak," kata salah salah seorang anak di pengungsian tersebut.

Mendengar celetukan itu, Ketua Wakil Ketua DPRD Jatim itu tertawa lepas.
"Oh sama ya namanya dengan staf saya," kata Anwar Sadad.

Kepada Anwar Sadad, Fadil pun nengaku sedih karena kesulitan sekolah dan mengaji sejak tinggal di lokasi pengungsian. Sekolahnya hancur tersapu lahar semeru. Fadil juga harus terpisah dengan teman-temannya yang menyebar di beberapa titik pengungsian.

"Dia ingin bisa berkumpul bersama teman-temannya, sekolah dan ngaji bareng," kata Anwar Sadad.


Ya, sore itu Anwar Sadad kembali menyapa para pengungsi yang ada di SMPN 2 Pasirian Lumajang. Sebanyak 358 pengungsi ditampung di tempat tersebut sejak 6 Desember 2021. Di depan ratusan pengungsi, Anwar Sadad mendengarkan keluhan mereka dan berusaha mencarikan solusi.

"Dalam kesempatan tersebut beberapa pengungsi menyampaikan keinginannya untuk direlokasi segera dan menjalani kehidupan secara normal," katanya.

Dia berharap agar pemerintah segera membangun hunian sementara bagi para pengungsi terdampak gunung semeru. Pasalnya, hampir semua rumah warga terdampak rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi.
"Rencananya akan dibangun huntara (hunian sementara, red) yang pembangunannya melibatkan TNI, BPBD, dan relawan, sambil menunggu dibangunnya huntap (hunian tetap, red)," tambahnya.

Dikatakan Anwar Sadad, pemerintah sudah menyiapkan areal seluas 120 hektar yang diperuntukkan sebagai tempat relokasi pengungsi.
"Setiap keluarga akan mendapatkan sebidang tanah seluas 10x14 meter dan bangunan sebagai tempat tinggal," kata pria yang dikabarkan akan mencalonkan diri di Pilgub Jatim 2024 itu.


Diperkirakan, lebih dari 2.500 keluarga kehilangan tempat tinggal sejak bencana erupsi Semeru tanggal 4 Desember 2021. Alumnus Ponpes Sidogori Pasuruan itu berharap agar Pemprov Jatim mengalosikan anggaran khusus untuk merelokasi warga terdampak semeru. Kebijakan itu harus dilakukan karena kondisi pemukiman di jalur lahar gunung ssmeru sudah tidak aman bagi warga sekitar.

"Dukungan anggaran dari Pemprov Jatim tentu sangat penting. Apalagi di APBD 2022 terdapat alokasi anggaran sebesar 900 miliar rupiah dalam bentuk Belanja Tak Terduga, sebagian bisa diarahkan ke sana," pungkasnya. rko

Tag :

Berita Terbaru

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…