Awalnya Diragukan, hingga Disegani Kawan dan Lawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rasiyo bersama gubernur Jatim Imam Utomo. SP/ARF
Rasiyo bersama gubernur Jatim Imam Utomo. SP/ARF

i

Belajar dari Rasiyo, Sekdaprov Jatim Era Gubernur Soekarwo (2 - habis)

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Untuk kali pertama dalam sejarah Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) dijabat pejabat berlatar belakang pendidikan. Banyak kalangan yang meragukan kinerja sang Sekdaprov, namun, Rasiyo, mampu membuktikan bahwa seorang pendidik mampu. Bahkan dikepemimpinnya Rasiyo cukup disegani baik kawan maupun Lawan

Lalu bagaimana kinerja Rasiyo selama menjadi SekdaProv Jatim dan apa saja legasi Rasiyo untuk Jatim? Berikut petikan wawancaranya. 

Kala menjadi Sekdaprov Jatim saat itu, Bapak juga sempat merangkap sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, nah,bagaimana Bapak menjalaninya?

Posisi Sekretaris Derah Provinsi tidak harus menguasai teknis pekerjaan yang ditangani, contoh seperti menjadi Kadiknas Jatim. Tetapi, Sekdaprov cukup hanya berperan dan bertindak sebagai manajer handal dengan membawahi beberapa lembaga pendukung di Pemprov Jatim. Artinya, jika ada kebijakan strategis dari gubernur atau wagub maka instansi terkaitlah yang harus dicermati kinerjanya.

Misalnya, ada kebijakan soal pendidikan, maka kepala dinas pendidikan yang kita penetrasi untuk benar-benar menjalankan kebijakan itu. Atau ada kebijakan soal pelayanan bidang kesehatan, maka dinas kesehatan kita minta dan dorong untuk mewujudkan. Jangan sampai kebijakan mandhek di tangan kepalanya. Begitu juga jika ada kebijakan strategis lainnya.

Dengan kondisi yang demikian, tentunya Bapak memiliki harapan untuk Pendidikan di Jatim, seperti apa?

Tentunya harus lebih baik. Dan benar, hal itu terwujud, meski tidak langsung tapi bertahap. Hingga saat ini, kita bisa melihat bahwa Pendidikan Jatim telah benar-benar lebih baik. Buktinya dengan prestasi-prestasi yang diraih saat ini.

Saat saya menjabat sebagai Sekdaprov, Pakde Karwo membuat Program Bantuan Operasional Daerah (Bosda) Madin. Selain itu, di tahun 2010 anggaran cost unit sekolah-sekolah di Jatim dinaikkan. Sebagai proyek percontohan, saat itu Pemprov Jatim melakukan MoU dengan Pamekasan dan Bondowoso. Pemprov Jatim mem-back up penuh kebutuhan operasional sekolah di dua daerah ini. Setelah launching di dua daerah ini, berikutnya diberlakukan untuk semua kabupaten/kota di Jatim. Semuanya benar-benar dibiayai Pemprov Jatim.

Berarti harus ada anggaran tambahan untuk unit cost di sekolah-sekolah?

Benar. Awalnya, unit cost untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) hanya Rp 33 ribu per siswa, kemudian dinaikkan menjadi Rp 40 ribu per siswa. Kemudian untuk tingkat SMA dari Rp 48 ribu per siswa naik menjadi Rp 100 ribu per siswa. Dengan begitu sekolah gratis..tis..tis benar-benar tercipta. Dan akhirnya, 2010 progam gratis..tis..tis berlaku di semua daerah.

Baik Bapak, Selanjutnya, Sekdaprov juga bertindak sebagai Ketua Panggar, bagaimana kemudian Bapak menjalin hubungan dengan Legislatif?

 Benar, Sekdaprov juga sebagai Ketua Panggar. Jadi Saya harus bisa membangun harmonisasi hubungan antara eksekutif dan legislative. Tidak ada pilihan kecuali harus bisa melayani sebaik-baiknya. Koridornya, tentu saja sesuai aturan main yang sudah ada. Kebetulan, anggota DPRD Jatim yang akan menjabat nanti juga anggota baru. Mereka tentu sudah ada yang berpengalaman atau bisa juga tidak berpengalaman. Dari sini, kunci utama yang akan saya kembangkan adalah komunikasi. Jangan sampai kebijakan eksekutif tidak berjalan normal karena ada perbedaan presepsi antara eksekutif dan legislatif.

Kalau memang ada masalah, saya akan ngalahi untuk mendatangi atau sowan mereka, mengapa progam ini tidak bisa disetujui dewan. Kami berdialog secara intensif agar ditemukan solusi yang baik bagi masyarakat. Dengan pola ini, saya yakin hubungan Indrapura dan Pahlawan akan harmonis.

Bapak, kemudian untuk bidang ekonomi, investasi, dan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran, Bagaimana kebijakan Bapak saat itu?

Sekali lagi, saya tidak kerja sendirian. Seluruh potensi yang dimiliki Pemprov Jatim dan dimiliki Jatim saya gabungkan. Potensi di dalam, misalnya, bagaimana menjadikan kepala dinas dan badan menjadi seorang pejabat berpikiran enterprenuer. Tidak lagi pejabat yang hanya duduk dibalik mejanya.

Selain layanan rutin, saya mendorong mereka untuk berbuat sebagai enterprenuer. Bukankah banyak bank-bank dan lembaga keuangan bukan bank di Jatim ini yang potensinya bisa dimanfaatkan untuk membantu progam ini. Tinggal bagaimana mereka (para pejabat tersebut, red.) bisa berpola pikir sebagai wirausaha untuk pengembangan di Jatim.

Kemudian di luar Pemprov, progam kerja bareng dengan BUMD, BUMN dan swasta melalui Corporate Social Responsibilty (CSR) akan benar-benar kita wujudkan. Dana-dana nganggur di perusahaan itu akan kita maksimalkan bersama untuk menambah anggaran Pemprov yang jumlahnya terbatas. Sehingga, pengembangan ekonomi kerakyatan bisa lebih marak tidak dengan mengandalkan APBD, yang penggunaannya sudah terprogam.

Terakhir, apa legasi Bapak untuk Jawa Timur selama menjabat Sekdaprov?

Kalau dikatakan legasi, saya agak sulit mendeskripsikannya karena yang bekerja bukan hanya saya, tetapi satu kesatuan yang ada di Pemprov Jatim. Namun, keberhasilan program beberapa bisa diuraikan seperti berikut,

Bidang Pendidikan, adanya Bosda Madin dan Sekolah gratis

Bidang Sosial Kependudukan, turunya angka kemiskinan di masyarakat

Bidang infrastruktur, dimulainya pembangunan fisik Jalan Lintas Selatan (JLS)

Bidang Kesehatan, adanya Pustu atau Puskesmas Pembantu yang menghubungkan masyarakat dengan Puskesmas di Kabupaten/Kota

Bidang Pariwisata: memajukan budaya-budaya daerah untuk bisa menasional, caranya dengan menampilkan tarian daerah di acara-acara peringatan atau upacara tingkat provinsi. Juga dengan membumikan wayang sebagai salah satu seni dalam acara pemprov. Kan dulu kalau HUT Jatim selalu ada wayangan, itu dimasa saya menjadi Sekda.

Lalu untuk internal, saya bangun harmonisasi dengan OPD ya dengan kegiatan-kegiatan kekeluargaan yang santai, olah raga, sarapan bersama, Jumatan bersama, makan siang bersama dan kadang kala ada juga wisata bersama bersama keluarga. (arf)

Tag :

Berita Terbaru

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…