Sempat Ambles, Jembatan Penompo Jetis Rampung Dikerjakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi terbaru Jembatan Penompo Jetis yang rampung dikerjakan. SP/Dwi AS
Kondisi terbaru Jembatan Penompo Jetis yang rampung dikerjakan. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Jembatan penghubung antar dusun di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang sempat ambles pada salah satu sisinya kini sudah selesai diperbaiki.

Jembatan yang dulu ambles karena penahan ujung jembatan longsor itu kini tampak kokoh dan lebih lebar dari sebelumnya. Warga pun bisa melintas dengan nyaman dan tanpa dihantui rasa takut lagi.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto mengatakan belanja konstruksi jembatan pada jalan Kabupaten lokal - Jembatan Penompo, Kecamatan Jetis menggunakan pundi APBD tahun 2021 senilai total Rp. 2.758.111.000.

"Kontraktor pelaksananya adalah CV Karya Prima Nusantara," tegasnya, Senin (27/12/2021)

Bambang menyebut, pembangunan jalan ini urgent dilaksanakan agar tetap bisa dilewati oleh warga tanpa membahayakan keselamatannya.

"Kita sering menerima laporan, banyak pengendara motor terjatuh disitu, meskipun tidak sampai terjatuh ke sungai. Ini jelas menjadi keprihatinan kita sehingga sangat perlu untuk segera memperbaikinya," ujarnya.

Bambang menekankan keberadaan jembatan ini penting untuk masyarakat. Terlebih bagi warga Desa Penompo yang wilayahnya sebagian terbelah oleh sungai. 

"Untuk itu, jembatan ini harus disegerakan agar aktivitas warga berjalan lancar dan perekonomian meningkat," pungkasnya.

Salah seorang warga Desa Penompo, Kecamatan Jetis mengaku senang, melihat jembatan penompo yang menjadi jalan penghubung antar dusun  yang ambles telah terbentang menghubungkan dusunnya dengan dusun tetangga.

"Kuat jembatan ini, dan cepat, siang malam kontraktor pelaksana kerja tidak kenal lelah, kini kita bisa menyeberang dengan nyaman dan tenang tanpa khawatir terjatuh," ujar Machmud. Dwi

 

Berita Terbaru

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat penyatuan dan integrasi data penduduk sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan serta p…

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara investasi yang berujung di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memasuki babak pembelaan. Dalam nota pembelaan atau p…

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…