Kajari Sidak Dua Proyek di Kota Pasuruan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 28 Des 2021 14:09 WIB

Kajari Sidak Dua Proyek di Kota Pasuruan

i

Kajari kota Pasuruan: DR. Maryadi Idham Khalid saat sidak.

SURABAYA PAGI, Pasuruan– Dua proyek di Kota Pasuruan disidak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan. Dua proyek tersebut yakni pembangunan kios Pasar Loak Karangketug dan pembangunan Mal Pelayanan Publik. Sidak dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasuruan, Maryadi Idham Khalid pada Selasa (28/12/2021).

Maryadi mengatakan, pihaknya ingin memastikan bagaimana pengerjaan dua proyek tersebut. Sebab selama proses pengerjaan, pemkot meminta kejari melakukan pendampingan hukum.

Baca Juga: BPKPD Kabupaten Pasuruan Diduga Potong Insentif Pegawai 10 Persen Alasan Arisan atau Umroh

"Saya ingin memastikan bahwa pendampingan hukum itu, dalam pelaksanaannya teman-teman yang didampingi mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Maryadi.

Untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik di komplek Pasar Poncol, kata dia, kontraknya berakhir pada hari ini. Namun, progres pembangunannya belum tuntas 100 persen. “Pertama pengerjaannya belum selesai. Kedua kualitas pekerjaannya. Mudah-mudahan bisa dibenahi,” tandasnya.

Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pangan Kota Kediri Adakan Sidak Pasar

Menurutnya, secara ketentuan, PPK bisa memberikan perpanjangan waktu pengerjaan maksimal 50 hari. Akan tetapi pemberian perpanjangan waktu tersebut juga tergantung bagaimana konsultan pengawas dan PPK menilai progres pengerjaan.

“Nanti kita panggil, kita pelajari lagi, ya kita carikan jalan keluarnya,” imbuh Maryadi.

Baca Juga: Antisipasi Inflasi, Wali Kota Ning Ita Sidak Pasar Tradisional dan Launching Pracangan TPID

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengatakan, pembangunan Mal Pelayanan Publik hanya tinggal pembenahan sedikit. Ia memastikan, pembangunan akan rampung dengan sisa waktu yang ada.

“Ini kan kita evaluasi, baru diperpanjang sampai hari Sabtu besok,” kata Yanuar. ris

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU