Warga Lamongan Percayakan Alat Ukur UML di Disperindag

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim dari Disperindag saat melakukan alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML) untuk SPBU. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tim dari Disperindag saat melakukan alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML) untuk SPBU. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah resmi mempunyai alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan mulai dipercaya oleh pelaku usaha,  dalam upaya melegalisasi alat Ukur Takar Tmbang dan Perlengkapannya (UTTP).

Mohammad Zamroni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat dihubungi Kamis (30/12/2021) menyebutkan, tidak sedikit pelaku usaha di Lamongan sudah melegalisasi alat ukur takar timbang dan sejenisnya, sebagai bagian untuk memberikan rasa aman yaman terhadap konsumen.

Menurut Zamroni, berdirinya lembaga legal untuk penera alat ukur ini tentu akan memudahkan pedagang dan memudahkan warga untuk memastikan timbangan pedagang telah sesuai standar.

"Adanya UML di Lamongan untuk melegalisasi alat ukur takar timbang dan perlengkapannya yang digunakan pedagang, juga seirama dengan perkembangan pertanian dan industri di Lamongan yang terus dipacu," kata Zamroni menerangkan. 

 

Diharapkan alat ini semakin memberikan manfaat kepada masyarakat, pedagang, dalam upaya melindungi masyarakat dan konsumen, agar konsumen untuk mendapatkan haknya dan tidak dirugikan," harapnya.

Sepanjang setahun 2021 ini pelaku usaha yang meminta Disperindag melegalisasi alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML), cenderung naik, meski hanya alat ukur timbang di Pasar-pasar tradisional yang alami penurunan. 

Untuk alat ukur timbang yang semula pada tahun 2020 yang meminta legalisasi alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML) sebanyak 5.940. Di tahun 2021 karena di tahun ini banyak penerapan PPKM dan PSB saat pandemi, akhirnya menurun sekitar 4 ribuan, atau hanya sejumlah 1780 unit yang dilegalisasi. 

"Ya pada saat tahun ini kan banyak diterapkan PPKM dan PSB sehingga banyak pedagang yang libur, sehingga itu mempengaruhi permintaan legalisasi," kata Zamroni panggilan akrab Kadis Industri dan Perdagangan Lamongan.

Sementara dilayanan lain kata Zamroni, seperti layanan BBM tahun 2020 lalu sebanyak 268 unit yang minta legalisasi, tahun 2021 menjadi 363 unit, naik sebanyak 95 unit. Sementara untuk permintaan Perusahaan tahun 2020 ada sebanyak 309 unit yang minta dilegalisasi menjadi 463 unit legalisasi alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML), naik 154 unit.

Sekedar diketahui, Lamongan memiliki legalisasi alat ukur atau Unit Metrologi Legal (UML) sekitar bulan Maret 2018. Saat itu  alat untuk melegalisasi ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) itu, diresmikan oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di Bandung Jawa Barat 

Alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP), atau Unit Metrologi Legal (UML), diwujudkan semata-mata untuk melindungi konsumen, dan mengajak pedagang Lamongan untuk senantiasa jujur dalam berdagang. 

Selain itu, Unit Metrologi Legal ini akan memudahkan Disperindag Lamongan untuk melakukan legalisasi ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) sendiri tanpa harus ke daerah lain.

"Selama ini Disperindag Lamongan selalu bekerjasama dengan unit Metrologi wilayah lain atau BSML Jogja, sehingga banyak mengalami hambatan untuk melakukan tera ulang," kata Zamroni saat itu.

Selanjutnya kata Zamroni, UML Lamongan yang baru saja diresmikan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita ini akan melayani tera alat ukur meteran air, meteran BBM, timbangan terutama alat ukur SPBU, pedagang emas, daging dan sebagainya agar bisa semakin tertib. 

Sementara itu, dengan diresmikannya UML Lamongan ini tambah Zamroni, Lamongan akhirnya bisa sejajar dengan 122 kabupaten dan kota di Indonesia yang telah memiliki UML. Karena dari 508 kabupaten dan kota se-Indonesia hanya ada 110 yang punya UML dan bertambah 12 kabupaten/kota se-Indonesia sehingga total ada 122 kabupaten dan kota yang punya UML. jir

Berita Terbaru

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …