Banjir lagi, Warga Surabaya: Pancet, Gak Onok Perubahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir di Surabaya memicu kemacetan parah, Kamis (30/12/2021) lalu.
Banjir di Surabaya memicu kemacetan parah, Kamis (30/12/2021) lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Hujan deras kembali mengguyur Surabaya barat selama satu jam, Selasa (4/1/2022) sore. Banjir pun tak bisa dihindari. Dari pantauan Surabayapagi, di Surabaya Barat, sering terjadi banjir di wilayah Simo , Tambak Mayor, Tanjung Sari dan sekitarnya.  Genangan air bisa mencapai sekitar  40 hingga 50 cm saat hujan deras. Warga cemas dengan genanang air yang tinggi ini.

Sri Jayanti, salah satu warga Tambak Mayor yang rumahnya terendam banjir, mengeluh terpaksa menguras rumahnya karena kemasukan banjir. “Bahkan banyak perabot kami yang rusak kena air,”kata Sri.

Sementara Rizki, warga Simo  mengeluhkan selama beberapa hari harus datang ke kantor dengan keadaan terlambat, akibat motornya yang mogok karena terendam banjir. ‘’ Jalan arah saya berangkat kerja, banjirnya sampe selutut, alhasil motor saya mogok terus. Ya gimana lagi saya harus ke bengkel dulu buat benerin,’’ keluhnya.

Selain itu, Nurul Qomariyah (27), warga Balongsari, mengatakan keadaan genangan air di Surabaya sudah menjadi tontonan yang wajar untuk dilihat.  ‘’Nandi-nangdi banjir wes gk kaget.  Banjirnya gantian terus tiap wilayah,setelah wilayah tengah kota ganti wilayah selatan sekarang,’’keluhnya setengah putus asa.

Hal yang senada pun, diungkapkan oleh Siti Maisaroh (31), pekerja pabrikan di Surabaya. Ia melihat program pembenahan pemerintah untuk mengatasi banjir masih belum berguna secara signifikan. ‘’Pancet ae mas gak onok perubahan meskipun paving di bongkar pasang bongkar pasang tetep banjir,” ujarnya pada Surabayapagi.

Banjir juga membuat Aisyah (65) tidak bisa berjualan nasi.  "Udah enggak bisa jualan, kalau udah banjir ya saya tutup," kata Aisyah yang juga mengaku omzetnya menurun drastis.

Sementara itu, Fadli pedagang kali lima  (PKL) mengaku tetap berjualan mie ayam meski harus sambil terendam banjir. Para pelanggannya pun membeli sambil naik ke atas kursi atau makan sambil menaikkan kaki ke kursi untuk menghindari genangan. “Dengan kondisi seperti ini, saya tetap jualan. Kalau gak seperti ini, mau makan apa anak istri saya,” ucap Fadli.

Sebelumnya, pada Kamis (30/12/2021), hujan deras juga mengguyur Surabaya selama 5 jam. Pantauan di lapangan, banjir setinggi lutut orang dewasa terlihat merendam sepanjang Jl Kidal, Kecamatan Tambaksari.

 Beberapa mobil nampak melaju pelan dengan hati-hati karena khawatir gelombang air mengganggu rumah warga. Terpantau lima pengendara motor terpaksa menuntun karena mogok akibat nekat menerobos banjir. Bahkan anak-anak banyak yang berenang di tengah genangan banjir.

Banjir juga merendam kawasan Jl protokol seperti Jl Embong Malang, Jl Tunjungan, Jl Basuki Rahmat. Lalu lintas di jalanan tersebut macet akibat pengendara yang mengurangi kecepatannya saat menerobos banjir.

Sejumlah wilayah lain yang terendam banjir cukup parah adalah Jl Margomulyo, Jl Demak, Jl Simorejo, Jl Pondok Benowo Indah, Jl Semarang, Jl Pandegiling, Jl Tambaksari (Stadion 10 Nopember), Jl Petemon dan Jl Darmo Permai. min/ana

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …