Polda dan Polrestabes Disibukan Uber Pelaku Vaksin Booster

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi karikatur
Ilustrasi karikatur

i

Pelakunya Beroperasi di Surabaya, Diduga Gunakan Vaksin Sinovac Berharga Rp 250 Ribu

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya, sampai sore kemarin masih sibuk mencari pelaku yang diduga komplotan

 pelaksana vaksinasi dosis ketiga atau booster berbayar. Polisi telusuri tiga titik peredaran. Vaksin booster ini muncul di Kota

 Surabaya, usai ada laporan investigasi sebuah media online Jakarta.

Praktik ini diduga kuat ilegal, sebab mendahului rencana pemerintah yang baru akan menggelar program vaksinasi booster bagi masyarakat umum pada 12 Januari 2022 mendatang.

Saat polisi sibuk cari para pelaku, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya yang melaporkan dugaan jual beli vaksin booster berbayar ini berbenah.

Dinkes mengakui pernah mendapat laporan dari  seorang warga yang mengaku mendapatkan vaksin booster berjenis Sinovac dengan membayar Rp 250 ribu.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melaporkan dugaan kasus jual beli vaksin booster ke Polrestabes Surabaya.

”Terkait kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah melaporkan ke Polrestabes Surabaya dan saat ini ditangani Kasatreskrim Polrestabes,” kata Nanik, Rabu (5/1/2022).

Saat ini, Nanik menyatakan, pihaknya menunggu hasil penelusuran Polrestabes Surabaya. Sebab, sekarang ini kepolisian sedang melakukan penyidikan.

"Hasil penelusuran kasus tersebut menunggu hasil penelusuran kasus dari pihak Polrestabes dan menunggu hasil penyidikan dari pihak Polrestabes," ujarnya.

Dia juga memastikan, bahwa vaksin booster untuk warga saat ini masih belum dilakukan. Sebab, Pemkot Surabaya masih menunggu Surat Edaran (SE) dan petunjuk teknis (Juknis) dari pemerintah pusat.

”Sampai dengan saat ini, (vaksin booster) belum ada Surat Edaran dan petunjuk teknis terkait hal tersebut," pungkasnya.

 

 

Tim Khusus

Sementara itu, menindaklanjuti laporan tersebut Polda Jawa Timur (Jatim) membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan sindikat jual beli vaksin booster di Kota Surabaya.

"Jajaran Polrestabes dan Polda telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait dengan informasi tersebut," kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, Kamis (6/1/2022).

Jenderal bintang dua itu meminta masyarakat untuk bersabar. Karena pihaknya tengah memburu oknum-oknum di balik penjualan vaksin booster ilegal ini.

"Ini ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengambil kepentingan untuk diri sendiri. Sehingga ini yang perlu saya tekankan terhadap seluruhnya supaya jangan terulang lagi. Dan yang pasti yang bersangkutan akan diproses secara hukum," katanya.

 

 

33 Laporan Vaksin Booster di 2021

Berdasarkan data LaporCovid-19, Tim Advokasi Laporan Warga COVID-19 telah menerima 77 aduan penyalahgunaan stok vaksin COVID-19 sejak September 2021. Ada 30 laporan di antaranya terkait vaksin COVID-19 yang dijual kepada kelompok non nakes.

"Penyelewengan ini bukan hanya soal pemberian vaksin booster kepada non nakes tapi juga terkait dengan jual beli vaksin, dan juga pemalsuan sertifikat, penyelewengan terus terjadi," beber Anggota LaporCovid-19, Tim Advokasi Laporan Warga COVID-19, Amanda Tan dalam diskusi daring, Selasa (4/1/2022).

LaporCovid-19 mengaku sudah menyerahkan laporan tersebut pada pihak Kementerian Kesehatan RI hingga dibawa ke BPKP. Namun, hingga kini belum ada tanggapan atau proses lebih lanjut.

"Ada sekitar 33 laporan dari 71 kasus penyalahgunaan stok vaksin COVID-19, mengenai pemberian vaksin booster kepada non nakes," sambungnya.

Amanda menegaskan hal ini sudah terjadi sebelum kasus Omicron dilaporkan, tetapi di rentang Oktober hingga Desember masih banyak ditemukan di lapangan. Menurut LaporCovid-19, hal ini terjadi lantaran pengawasan pelaksanaan vaksinasi di daerah terbilang lemah.

"Booster ini sebenarnya sudah dicari sebelum Omicron, September hingga Agustus menjadi bulan di mana warga mencari vaksin booster karena vaksin itu diberikan ke nakes. Dan di sana ada celah korupsi dari vaksin yang beredar," pungkas dia.

Dalam laporan investigasi media online Jakarta, vaksinasi yang ditawarkan booster dilakukan dengan cara menyebar undangan via pesan singkat whatsapp oleh orang berinisial Y. Lokasi vaksinasi ditunjuk secara sembunyi – sembunyi yaitu di lantai dua salah satu gudang di Jalan Biliton dan sebuah kafe di Jalan Kapasari. ana/yu

Berita Terbaru

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

CMK Tegaskan Komitmen Good Governance untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Central Mega Kencana (CMK) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Governance) secara k…

Pemkab Gresik Fasilitasi 750 Warga Lewat Program Mudik Gratis 2026

Pemkab Gresik Fasilitasi 750 Warga Lewat Program Mudik Gratis 2026

Rabu, 18 Mar 2026 14:45 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis tahun 2026 dengan memberangkatkan ratusan warga menuju b…

Bidik Pasar Baking Ramadan, MITO Angkat King Nassar sebagai Brand Ambassador

Bidik Pasar Baking Ramadan, MITO Angkat King Nassar sebagai Brand Ambassador

Rabu, 18 Mar 2026 12:31 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 12:31 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – MITO Electronics resmi menunjuk penyanyi sekaligus entertainer, Nassar Fahad Ahmad Sungkar atau yang dikenal sebagai King Nassar, s…

KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal 

KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal 

Rabu, 18 Mar 2026 12:16 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 12:16 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, sekaligus untuk…