Minyak Goreng Langka, DPRD Lamongan Minta Pemkab Operasi Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPRD dari Komisi B saat RDP dengan instansi terkait karena adanya kelangkaan minyak goreng. SP/MUHAJIRIN KASRUN
DPRD dari Komisi B saat RDP dengan instansi terkait karena adanya kelangkaan minyak goreng. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski harga minyak goreng beberapa hari ini berangsur turun, namun anehnya di pasaran keberadaannya semakin langka. DPRD Lamongan meminta kepada Pemkab melalui Dinas Disperindag untuk melakukan operasi pasar.

Desakan itu disampaikan oleh anggota dewan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi terkait di ruang rapat Banggar, Selasa (2/2/2022).

Sekretaris Komisi B DPRD Lamongan, Anshori mengatakan, dalam RDP terungkap bahwa stok minyak bersubsidi di Kabupaten Lamongan saat ini kosong, sementara stok gula pasir masih ada sampai 3 bulan ke depan.

"Tadi dalam RDP ditemukan fakta bahwa minyak goreng subsidi, saat ini di distributor dan di Bulog Lamongan kosong. Ini tentu akan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Karena harga pasti tinggi," ungkap Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan ini.

Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Lamongan mendesak agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan sidak dengan aparat penegak hukum, guna memastikan ada atau tidak adanya dugaan penimbunan minyak goreng.

Selain itu juga meminta dinas terkait dan distributor melakukan koordinasi untuk mempercepat pengiriman dan menambah kuota minyak goreng untuk wilayah Kabupaten Lamongan.

"Kami meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan operasi pasar, dengan menyediakan minyak goreng dan gula secepatnya. Kalau bisa bulan ini terlaksana. Kami juga mengingatkan kepada Bulog agar kejadian kekosongan stok minyak goreng sampai dua bulan tidak terjadi lagi di tahun depan dan segera mengajukan pengadaan minyak goreng," terang politikus senior yang pernah berkiprah di PP IPNU ini.

Senada dengan itu, anggota Komisi B DPRD Lamongan dari Fraksi PDI Perjuangan, Ning Darwati mengingatkan agar para distributor tidak main-main apalagi sampai berani menimbun minyak goreng dan gula yang sedang langka.

"Kami mengingatkan, para distributor jangan sampai menimbun minyak goreng dan gula yang sedang langka. Kasihan masyarakat kecil jika harganya melambung tinggi. Komisi B nanti akan melakukan sidak ke distributor, bahkan bila perlu dari penegak hukum kami ajak juga, biar segera ditindak jika ada pelanggaran hukum," tegas Ning Darwati setelah mendengar penjelasan dari distributor.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Moh. Zamroni menjelaskan bahwa latar belakang terjadinya kenaikan harga minyak goreng, disebabkan karena adanya kenaikan harga bahan mentah atau CPO. 

Dia menerangkan, salah satu faktor utamanya karena ada penurunan secara drastis produksi sawit di Malaysia, yang diakibatkan oleh pekerja kebun sawit yang dipulangkan ke negaranya masing-masing karena pandemi Covid-19.

"Mayoritas pekerja di kebun sawit di sana adalah orang luar. Dan saat ini dipulangkan ke negaranya masing-masing karena pandemi. Faktor kedua karena adanya kenaikan harga minyak nabati dan hewani. Sehingga harga minyak goreng sempat naik hingga Rp 20 ribu," terang Zamroni.

Meski begitu, Zamroni memastikan minyak goreng masih banyak ditemukan di pasaran dengan harga yang tinggi. Tetapi setelah ada kebijakan pemerintah tentang harga minyak goreng satu harga, stok minyak goreng tiba-tiba menghilang dan susah ditemukan.

"Tadi kita mendengar penjelasan dari Bulog bahwa di Jawa Timur, hanya bulog Jember dan Bulog Surabaya Barat yang masih ada stok itupun per tanggal 31 Januari kemarin, sekarang belum diketahui masih ada atau tidak.

Sedangkan tadi distributor wilayah Lamongan juga mengatakan stok minyak goreng bersubsidi kosong, yang ada hanya tinggal minyak goreng non subsidi sebanyak 350 karton. Bahkan di gudang Indomaret juga kosong mengaku mengalami kekosongan," ujarnya.

Zamroni berjanji akan segera melakukan operasi gabungan ke gudang-gudang bersama penegak hukum ke distributor, guna untuk menghindari terjadinya penimbunan. 

"Kami juga akan melakukan operasi pasar bersama distributor dan bulog, serta melakukan koordinasi bersama agen di Lamongan, agar mendistribusikan minyak ke Lamongan lebih banyak," tegasnya.

Terkait gula, Zamroni mengatakan bahwa harga terakhir Rp 13.500, artinya sudah mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp 14.000. 

"Stok gula diperkirakan cukup untuk 3 bulan ke depan, karena pelaksanaan giling diperkirakan akhir bulan mei maka stok diperkirakan akan mengalami kekurangan. Pemerintah melalui Kemendag telah merekomendasikan untuk melakukan impor gula berupa raw sugar maupun gula kristal putih," pungkasnya.

Selain Dinas Perindustrian dan Perdagangan, RDP juga dihadiri Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, asisten II bidang Perekonomian, Kepala Bagian Perekonomian, Perumda Pasar, Bulog Lamongan, distributor minyak goreng, toko modern (Alfamart dan indomart), dan pabrik gula PT. Kebun Tebu Mas (KTM). jir

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…