Dipecat Sepihak, Guru Ini Akan Bongkar Korupsi Ketua Yayasan SMK Canda Bhirawa Pare Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekolah SMK Canda Birawa Pare Kediri
Sekolah SMK Canda Birawa Pare Kediri

i

SURABAYAPAGI. COM, Kediri - Sejumlah guru di SMK Canda Bhirawa Pare, Kediri merasa terdzolimi atas pemecatan yang dibuat Ketua Yayasan sekolah. Akibat persoalan itu sebanyak lima guru berencana akan membongkar dugaan kasus korupsi yang dilakukan Ketua Yayasan. 

Pemecatan yang dilakukan Ketua Yayasan SMK Canda Bhirawa Pare, Muhamad Muhsin terjadi pada tahun 2021 lalu. Ke lima guru ini dipecat oleh pihak yayasan tanpa sebab alasan yang jelas.

Harianto, salah satu guru yang dipecat mengaku, pemecatan itu tidak mendasar secara hukum. Pasalnya, ke lima guru yang dipecat oleh Ketua Yayasan tidak pernah diajak komunikasi terlebih dahulu. 

"Tidak adanya koordinasi maupun komunikasi. Tiba-tiba kami dikirimi surat pemecatan. Ada yang diantar melalui ekspedisi, dan ada yang berikan langsung," ujarnya, Minggu (13/2/2022). 

Lanjut Harianto, selama ini tidak pernah ada alasan jelas terkait pemecatan tersebut. Ia juga sudah beberapa kali menanyakan kepada pihak Yayasan perihal pemecatan itu. Ia hanya mendapat kabar pemecatan dilakukan karena kondisi pandemi Covid 19 dan pengurangan jadwal mengajar menjadi 5 hari kerja. 

"Katanya pemecatan dilakukan karena ada Covid 19. Tetapi kemudian justru sekolah setelah itu merekrut 20 guru," jelasnya. 

Tambah Harianto, ia bersama ke empat rekannya sebenarnya tidak ingin mencampuri urusan management anggaran sekolah. Tetapi karena dirinya bersama rekan-rekannya merasa terdzolimi akhirnya berencana melaporkan dugaan kasus korupsi di SMK Canda Bhirawa Pare yang diketahuinya di aparat hukum. 

"Saya pribadi mengetahui dengan jelas, adanya kebutuhan untuk gaji guru, ada dua laporan yang jelas-jelas diambilkan dari dana BOS dan BPOPP untuk gaji, tapi saya menerima satu dari anggaran dana BOS, terus yang di BPOPP di kemanakan, ada juga tarikan biaya praktik kepada siswa, tapi juga di SPJ-kan di Pengelolaan Anggaran Dana BOS, harusnya bisa menjadi koreksi aparat penegak hukum. Kita ingin jangan sampai budidaya korupsi terus berlangsung di SMK Canda Bhirawa Pare," tandasnya.

Persoalan ini pun juga sempat menjadi sorotam aktivis Kediri. Selasa (8/2/2022) kemarin sejumlah aktivis menggelar aksi demo lantaran mendapat kabar pemecatan tanpa alasan jelas terhadap gurunya. Ditengarai pemecatan itu karena para guru mengetahui tindakan sekolah terkait pengelolaan anggaran dana BOS, BPOPP, SPP dan sejumlah tarikan siswa. 

Sementara itu, Ketua Yayasan SMK Canda Bhirawa Pare Kediri, Mohamad Muhsin danq

Kepala Sekolah SMK Canda Bhirawa, Fadholi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (8/2/2022) kemarin belum memberikan jawaban. Can

Berita Terbaru

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, tewas tenggelam di Sungai Kedung Galok, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten P…

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen  Liga 2 Penggadaian  Championship

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen Liga 2 Penggadaian Championship

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan berhasil membawa pulang poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor tipis 0-1 dalam l…

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), dalam rangka m…

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Seorang nasabah PT Sinarmas Multifinance Cabang Madiun mengeluhkan BPKB kendaraan miliknya yang belum dapat diambil meski kewaj…

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…