Olok-Olok Rusia ke Amerika Soal Rumor Invansi yang Tak Terbukti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova. (Foto: Kremlin.ru, Wikimedia Commons)
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova. (Foto: Kremlin.ru, Wikimedia Commons)

i

SURABAYAPAGI.COM, Moskow – Sejumlah pejabat dan tokoh politik di Rusia secara serempak mengolok-olok Amerika Serikat (AS) selama 2 hari belakangan ini lantaran prediksi invasi Rusia tidak terbukti.

Dengan nada satire, para pejabat Rusia mempertanyakan prediksi AS terkait invasi yang akan dilakukan ke Ukraina pada 16 Februari 2022. Salah satunya adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Lucunya, ia justru menanyakan jadwal invasi yang akan terjadi. Karena dirinya ingin merencanakan liburan.

“Saya ingin bertanya apakah sumber informasi keliru dari AS dan Inggris, bisa mempublikasikan jadwal invasi kami yang akan datang untuk tahun ini. Saya ingin merencanakan liburan saya,"tulis Maria Zakharova dinukil Surabaya Pagi dalam akun media sosialnya, Jumat (18/02/2022)

Selain dari Zakharova, sindiran juga datang dari Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin. Secara sarkas ia mengingatkan agar AS tidak menjadikan rapat dewan keamanan PBB sebagai ajang pertunjukan sirkus.

Pernyataan Vershinin itu diutarakan menanggapi klaim Menlu AS Antony Blinken dalam rapat DK PBB pada Kamis (17/2) soal rencana Rusia menyusun dalih untuk membenarkan serangan ke Ukraina

"Kami telah lama mengklarifikasi semuanya dan menjelaskan segalanya. Dan tanggal yang diumumkan dari apa yang disebut invasi telah berlalu, Jadi karena itu, saran saya kepada Anda (AS) adalah tidak menampilkan diri Anda dalam situasi yang canggung, Jangan buat sidang ini laiknya pertunjukan sirkus," kata Vershinin yang mewakili Rusia dalam rapat.

Sebagai informasi, sebelumnya intelijen negara-negara barat khususnya AS telah memperingatkan bahwa Rusia mungkin memilih hari Rabu (16/02) waktu setempat, sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan konflik separatis yang berkelanjutan di Ukraina bagian timur. Ini kemudian diperkuat dengan adanya lebih dari 100.000 tentara Rusia yang bergerak ke sekitar perbatasan Ukraina.

Meski begitu intelijen Barat juga menyebut bahwa prediksi tanggal invasi itu juga bisa menjadi bagian dari upaya penyebaran informasi keliru oleh Rusia sendiri.

Hingga saat ini Rusia telah membantah niat untuk menyerang tetangganya Ukraina, namun pembicaraan diplomatik antara Rusia dan AS berserta sekutunya termasuk panggilan telepon antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin belum menghasilkan solusi apa pun.Sem




Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…