Tanggal 4 Maret, TPS Pasar Turi Dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD RI AA LaNyalla Matalitti saat meninjau Pasar Turi Baru, Rabu (2/3/2022)
Ketua DPD RI AA LaNyalla Matalitti saat meninjau Pasar Turi Baru, Rabu (2/3/2022)

i

- Ketua DPD RI Minta 22 Maret, Semua Pedagang Pasar Turi Berjualan di Gedung


SURABAYAPAGI.com, Surabaya
- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta semua  pedagang Pasar Turi segera berdagang di dalam areal Pasar Turi, bukan lagi di tempat penampungan sementara (TPS).

 

"Saya meminta tanggal 22 Maret 2022 harus segera diresmikan, tak boleh mundur lagi. Pembongkaran tempat penampungan sementara harus dilakukan tanggal 4 Maret 2022 agar pedagang dapat segera menempati stan mereka di Pasar Turi," pesan LaNyalla saat meninjau Pasar Turi di sela-sela kegiatan resesnya di Jawa Timur, Rabu (2/3/2022).

 

LaNyalla yang didampingi Staf Ahli Ketua DPD RI, Baso Juherman diterima oleh GM Pasar Turi Teddy Supriyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya Irvan Widyanto, Direktur PT Gala Bumi Youhin dan Wakil Koordinator Keamanan Tim 8 Pasar Turi, Abah Supeno.

 

Senator asal Jawa Timur meminta tak ada lagi keterlambatan penyelesaian proses pembangunan Pasar Turi. Sehingga, pengerjaannya dapat segera dirampungkan, pedagang pun dapat berdagang kembali.

 

"Ini harusnya sudah selesai dari dulu. Proses pembangunan sudah 94 persen, tinggal 6 persen lagi. Harus segera diselesaikan. Kasihan para pedagang," tegas LaNyalla.

 

GM Pasar Turi, Teddy Supriyadi menjelaskan, rencananya Pasar Turi akan tetap diresmikan pada 22 Maret 2022. Sejauh ini, untuk proses pembangunan gedung seluruh sudah rampung. "Untuk pekerjaan gedung kita sudah hampir selesai. Sedang dalam tahap finishing, renovasi dan perbaikan saja," ulasnya.

 

Sedangkan untuk pemindahan pedagang dari tempat penampungan sementara (TPS) ke dalam areal Pasar Turi, Teddy mengaku terus berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Pemkot Surabaya serta instansi terkait lainnya.

 

"Harapannya tempat penampungan sementara segera dibongkar," kata dia. Dikatakan Teddy, dari pendataannya bersama Dinas Koperasi dan UMKM, sejauh ini pedagang yang akan dipindahkan dari tempat penampungan sementara ke dalam areal Pasar Turi sebanyak 156 pedagang.

 

"Dari total itu, sebagian sudah memiliki stan, sedangkan sebagian lagi belum. Ada juga pedagang luar bukan pedagang lama. Kami tetap mengupayakan agar semuanya tertampung," paparnya.

 

Ada dua skema yang telah dirumuskan. Pertama, tetap melalui pembelian berdasarkan perjanjian dengan Pemkot Surabaya. "Skema kedua adalah diakomodasi dengan sewa murah. Harapan kita, semuanya bisa tertampung di Pasar Turi ini," harap Teddy.

 

Teddy menjelaskan jika di Pasar Turi memiliki 189 stan Food Court yang terletak di lantai empat. Dari jumlah tersebut, stan yang terjual sebanyak 87 unit. (dna/07)

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…