Menkeu Sri Mulyani, Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah tidak akan memperkenalkan jenis pajak baru maupun menaikkan tarif pajak yang sudah berlaku.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah tidak akan memperkenalkan jenis pajak baru maupun menaikkan tarif pajak yang sudah berlaku.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah tidak akan memperkenalkan jenis pajak baru maupun menaikkan tarif pajak yang sudah berlaku. Meskipun anggaran negara tahun depan mengalami peningkatan cukup besar, Menkeu menegaskan bahwa strategi pemerintah tetap mengedepankan optimalisasi kepatuhan pajak dibandingkan menambah beban masyarakat.

"Kami tidak merencanakan kebijakan pajak baru. Tarif yang berlaku sekarang tetap kami pertahankan," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama DPD RI yang disiarkan secara daring, Selasa (2/9/2025).

Pemerintah, kata dia, akan menggenjot pendapatan negara dengan meningkatkan kepatuhan para wajib pajak serta membenahi sistem perpajakan, bukan dengan membebani masyarakat melalui pajak tambahan.

Menurutnya, hal ini dilakukan demi menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan inklusif, tanpa menekan pelaku usaha kecil maupun kelompok ekonomi rentan.

UMKM Tetap Dapat Fasilitas Pajak
Menkeu juga menekankan bahwa pelaku UMKM masih akan mendapatkan insentif pajak. Usaha mikro dengan omzet hingga Rp500 juta per tahun tetap dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh). Sementara itu, untuk omzet antara Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar, tarif PPh final tetap 0,5 persen.

"Kami terus menunjukkan keberpihakan kepada pelaku UMKM. Kalau mereka kena PPh Badan bisa 22 persen, maka kami berikan tarif final jauh lebih rendah untuk mendukung mereka," ujarnya.

Selain UMKM, pekerja dengan penghasilan tahunan di bawah Rp60 juta juga tetap dibebaskan dari PPh Pasal 21. Pemerintah juga mempertahankan keringanan pajak untuk sektor-sektor esensial seperti kesehatan dan pendidikan.

Target Penerimaan Pajak Naik, Tanpa Tarif Baru
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, target pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp3.147,7 triliun — meningkat hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, penerimaan pajak dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun.

Sri Mulyani menegaskan bahwa angka ini akan dikejar melalui pembenahan sistem administrasi pajak, termasuk penyempurnaan sistem Coretax yang sebelumnya sempat mengalami sejumlah hambatan teknis.

"Kami akan terus perbaiki sistem perpajakan, termasuk melalui integrasi dan pertukaran data, serta menyamakan perlakuan antara transaksi digital dan non-digital," jelasnya.

Kebijakan Pajak Berprinsip Gotong Royong
Menkeu dua periode itu menyebut bahwa arah kebijakan fiskal tetap mengedepankan asas gotong royong, yakni menjaga penerimaan negara sambil tetap melindungi masyarakat kecil.

"Pendapatan negara tetap harus dijaga, tapi perhatian terhadap masyarakat rentan juga tidak kami tinggalkan. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama," pungkasnya.jkt-07/gfr

Berita Terbaru

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…