Keroyok Pengunjung Cafe, Dua Pemuda di Lamongan Dibui, Tiga Lainnya DPO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres AKBP Miko Indrayana saat menanyai langsung pelaku penganiaya saat jumpa pers di Mapolres Lamongan.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Kapolres AKBP Miko Indrayana saat menanyai langsung pelaku penganiaya saat jumpa pers di Mapolres Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Kekerasan dan penganiayaan kembali terjadi di Lamongan. Kali ini seorang pelajar dihajar sekelompok pemuda di wilayah Ngimbang hingga babak belur. Dua pelaku diamankan dan dijebloskan ke tahanan Mapolres , tiga lainnya masuk daftar DPO.

AK (16) korban yang masih pelajar SMA di Kecamatan Ngimbang seperti disampaikan oleh Kapolres AKBP Miko Indrayana, adalah korban penganiayaan yang dilakukan sekelompok pemuda, di salah satu cafe di Kecamatan Ngimbang, dan dua pemuda berhasil diamankan, setelah adanya laporan dari korban.

Kedua pelaku yang diamankan oleh tim Satreksrim Polres Lamongan adalah, SA (18) dan SU (23), keduanya warga Desa Purwokerto Kecamatan Ngimbang. "Keduanya sudah kita amankan, dan tiga lainnya masih DPO," kata Miko panggilan akrab Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri, dalam Jumpa Pers , Senin (7/3/2022).

Dalam penyidikan, kata Miko, pelaku terbukti melakukan tindak pidana kekerasan bersama - sama melakukan penganiayaan, hingga mengakibatkan korban mengalami luka-luka. Peristiwa terjadi pada Minggu (27/2/2022) sekitar pukul 20.30 WIB.

Disebutkan, kejadian ini berawal saat itu korban sedang menikmati kopi dan bermain handphone bersama saksi LK (23) di sebuah Cafe tepatnya di jalan raya Babat Dusun Balong Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang. "Tiba-tiba ada dua orang pelaku mendatangi tempat duduk korban dengan maksud untuk menantang berkelahi. Namun tidak ditanggapi oleh korban," terangnya.

Korban dan saksi kemudian pergi berpindah tempat duduk yang lain. Namun dua pelaku tersebut tetap mengikuti dan mengajak korban berkelahi lagi, dan belum sempat berkelahi saksi langsung melerai kejadian tersebut.

"Akhirnya korban dan saksi berpindah tempat lagi duduk di belakang sebelah timur, namun masih diikuti oleh dua pelaku tersebut dan salah satu pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban dengan menggunakan gelas, yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan telinga sebelah kanan," ujar Miko.

Ditanya terkait keterlibatan perguruan pencak silat, Miko membenarkan. Dia mengatakan bahwa korban dan pelaku sama-sama berafiliasi dengan organisasi pencak silat.

"Benar. Pelaku dan korban anggota organisasi pencak silat. Kami berharap para pimpinan perguruan pencak silat di Lamongan bekerjasama memberikan pembinaan kepada anggotannya, agar kejadian seperti ini tidak terjadi kembali," harapnya.

Pihaknya kata Miko, akan terus mengejar pelaku yang saat ini masih ditetapkan sebagai DPO. Ia berharap para DPO ini untuk menyerahkan diri.jir

Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Pendidikan Usia Dini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon Hadirkan ELC hingga Kindergarten

Perkuat Pendidikan Usia Dini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon Hadirkan ELC hingga Kindergarten

Kamis, 05 Mar 2026 14:43 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sampoerna Academy Grand Pakuwon melengkapi jenjang pendidikannya dengan membuka kelas Early Learning Centre (ELC), Pre-Kindergarten, d…

Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tim, BHS Tegaskan Soliditas Gerindra Surabaya Menuju 2029

Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tim, BHS Tegaskan Soliditas Gerindra Surabaya Menuju 2029

Kamis, 05 Mar 2026 04:14 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 04:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama Tim BHS Surabaya di Hotel H…

Catat Pertumbuhan Signifikan, Moorlife Berbagi dengan 5.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Catat Pertumbuhan Signifikan, Moorlife Berbagi dengan 5.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Rabu, 04 Mar 2026 20:22 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Moorlife menggelar kegiatan buka puasa bersama lebih dari 5.000 anak yatim yang tersebar di 50 titik di seluruh Indonesia dalam p…

Tawaran RI Jadi Mediator Konflik Dibahas Eks Menlu

Tawaran RI Jadi Mediator Konflik Dibahas Eks Menlu

Rabu, 04 Mar 2026 20:11 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:11 WIB

Presiden Prabowo Subianto, Siap Bertolak ke Teheran jika Indonesia Disetujui Jadi Mediator Konflik Iran-AS-Israel     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Tawaran P…

Pengadilan Ingatkan Kejagung, Wartawan Kritik Bukan Perintangan Penyidikan

Pengadilan Ingatkan Kejagung, Wartawan Kritik Bukan Perintangan Penyidikan

Rabu, 04 Mar 2026 20:08 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:08 WIB

Sitir Putusan Mahkamah Konstitusi dalam putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak tiga orang lolos dari hukuman atau divonis …

Advokat dan Dosen Bikin Seminar, Bukan Obstruction of Justice

Advokat dan Dosen Bikin Seminar, Bukan Obstruction of Justice

Rabu, 04 Mar 2026 20:06 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:06 WIB

Majelis Hakim PN Tipikor Jakarta Nyatakan Jaksa Penuntut Umum Gagal Buktikan Meeting of Mind Terdakwa     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat dan dosen h…