Surabaya Optimis PTM 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100 persen dilakukan secara serempak di sekolah-sekolah Surabaya.
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100 persen dilakukan secara serempak di sekolah-sekolah Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah berani melakukan  kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen jenjang PAUD hingga SMP sejak, Senin (28/3).

Pelaksanaan PTM 100 persen ini muncul lantaran status PPKM kota pahlawan berada pada level 1, berdasarkan asesmen dari pemerintah pusat.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, PTM 100 persen pada jenjang PAUD, SD dan SMP ini wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, para siswa pun wajib mendapatkan persetujuan oleh orang tua atau wali murid.

"Bismillah kita akan menggelar PTM 100 persen dan tentunya dengan persetujuan orang tua. Harapannya, anak didik kita bisa kembali berinteraksi dengan teman-teman sebayanya dan belajar saling bergotong-royong untuk menumbuhkan empati terhadap sesama," kata Eri Cahyadi.

Terkait pelaksanaan PTM 100 sendiri, sebelumnya Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya juga sudah menindaklanjuti Inmendagri Nomor 18 Tahun 2022, dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor 421/8231/436.7.1/2022 tentang Pemberitahuan Jadwal Pembelajaran Tatap Muka.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh menyampaikan, dalam aturan tersebut pembelajaran dilakukan setiap hari. Ditambahlagi jumlah peserta didik 100 persen dari kapasitas ruang kelas.

Peserta didik yang mengikuti PTM juga harus mendapatkan izin dari orang tua. Selanjutnya, lama belajar paling lama 6 jam pelajaran per hari. Terakhir satuan pendidikan memastikan setiap siswa mendapatkan pelayanan pembelajaran sesuai kondisi masing-masing.

"Berkat kerja keras dan gotong-royong semua pihak, PTM akan dilaksanakan 100 persen sesuai dengan SKB 4 Menteri. Semoga, kegiatan interaksi pembelajaran antara guru dan murid bisa kembali berjalan dengan maksimal, untuk menciptakan pemimpin hebat di kemudian hari," ujarnya.

Terkait mekanisme PTM 100 persen, Yusuf menjelaskan, akan dibagi dengan pola pembagian shift. Masing-masing shift nantinya akan berdurasi selama 6 jam.

"Jadi dibagi satu Shift nanti 50 persen, karena maksimal 6 jam pembelajaran jadi setiap shiftnya nanti ketemu 3 jam," terangnya.

Mega, salah satu wali murid siswa SD di Surabaya mengatakan mendukung dimulainya kembali PTM 100 persen asal sekolah bisa tegas menerapkan protokol kesehatan.

"Ya enggak apa-apa (PTM 100 persen), asal sekolah benar-benar bisa menjalankan protokol kesehatan, karena kita enggak mau anak-anak jadi korban," ucapnya.

Sementara itu, pengamat pendidikan dan relawan Covid-19 Sita Pramesthi punya pandangan berbeda. Menurut dia, pelaksanaan PTM 100 persen sebaiknya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri. Sembari mengamati kasus Covid-19. ”Bisa jadi setelah hari raya kasus kembali melonjak,’’ ujarnya.

Sita berharap pemerintah mempertimbangkan dengan matang serta tidak tergesa-gesa untuk melaksanakan PTM 100 persen. ”Dengan adanya kelonggaran saat ini jangan sampai terlena. Tidak semua pintu harus dibuka bersamaan,’’ tuturnya.

Dia turut menekankan perlunya disiplin prokes dan capaian vaksinasi minimal dosis kedua bagi murid. Peran guru dan orang tua untuk selalu mengingatkan prokes juga dinilai penting. ”Masih ditemui murid-murid yang abai dengan prokes. Melepas masker misalnya,’’ kata Sita. sem

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…