Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Surabaya Naik 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Surabaya alami kenaikan menjelang bulan Ramadan
Sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Surabaya alami kenaikan menjelang bulan Ramadan

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menjelang bulan suci Ramadhan 2022, harga bahan pangan di beberapa pasar tradisional Surabaya mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Tak tanggung-tanggung, kenaikan bahan pangan mencapai 2 kali lipat dari harga normalnya. Dari pantauan Surabaya Pagi di lapangan, kenaikan harga pangan tertinggi terjadi pada komoditas cabai merah.

Menurut Bu Mustakim, salah satu penjual di pasar Wonokromo, dalam seminggu terakhir harga komoditas cabai merah meroket hingga Rp45.000 per kilogram.  

Padahal bila dalam keadaan normal, harga cabai merah besar per kilonya dijual dengan harga sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000.

"Sekarang semuanya naiknya mas. Mulai kelihatan itu sejak pertengahan Maret ini. Cabe ini yang tadinya 20, naik 30, 35, sekarang sudah 45 ribu per kilo," kat Bu Mustakim kepada Surabaya Pagi, Selasa (29/03/2022). 

Selain cabai merah besah, cabai rawit juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Saat ini harga cabai rawit yang dijual di pasar Wonokromo adalah Rp30.000 per kilo.

"Cabe rawit sekarang sudah mulai turun. Pernah itu paling tinggi sampe 90 ribu per kilo. Sekarang ada yang jual 35 ribu, ada yang jual 34 ribu. Kalau saya jual 30 ribu," aku Bu Mustakim.

Kendati turun ke angka Rp30 ribu, Bu Mustakim mengaku, harga tersebut masih terbilang cukup mahal. Mengingat, harga asli dari cabe rawit bila dalam keadaan normal adalah Rp15.000 per kilo. Bahkan ada pula yang menjualnya dengan harga Rp10.000 per kilonya.

Selain di pasar Wonokromo, kenaikan serupa juga terjadi di pasar tradisional Kapasan. Bu Muina, salah satu pedagang di wilayah Kampung Seng Gang IV Pasar Tradisional Kapasan menyebut, saat ini ia menjual cabai rawit dengan harga per kilonya sebesar Rp45.000.  Sementara untuk cabe merah besar dijual dengan harga Rp50.000 per kilo. 

"Rata-rata memang untuk cabe naik mas. Kita kan tengkulak ngambil di Pabean harganya memang sudah mahal," kata Bu Maina. 

Selain cabe, tomat juga mengalami lonjakan harga hingga 3 kali lipat. Saat ini, harga tomat per kilogram dijual dengan harga Rp 15.000. Padahal sebelumnya harga tomat per kilogram dijual dengan harga Rp 4.000-5.000.

"Memang harganya ini selalu naik turun. Kemarin tomat per kilo itu 12 ribu, hari ini jadi 15 ribu. Gak tau besok naik berapa lagi," katanya. 

Pedagang lainnya seperti Bu Nurul juga menyampaikan hal serupa. Bu Nurul yang saban hari berjualan ayam potong mengaku,  saat ini harga ayam perkilo masih di angka Rp 35.000. Sementara untuk harga telur pun masih dijual dengan harga Rp 28.000 per kilogram.

"Ayam naik 35 ribu hari ini, telur juga sama masih naik. Kalau ayam potong biasanya kalau normal sekitar 20 ribu mas," aku Bu Nurul.

"Harga ayam tertinggi tempo hari sampai Rp36 ribu terus turun sampai Rp30 ribu. Minggu kemarin Rp32 ribu, hari ini  naik Rp35 ribu," tambahnya. (Sem)

 

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…