Wapres Amin, Genjot Implementasi Perpres Percepatan Penurunan Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ma'ruf dalam sambutan pada acara yang digelar FMB9 
bertajuk "Percepatan Pencegahan Stunting" Senin (4/4/22).
Ma'ruf dalam sambutan pada acara yang digelar FMB9 bertajuk "Percepatan Pencegahan Stunting" Senin (4/4/22).

i

SURABAYA PAGI, Jakarta – Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan penanganan stunting sebagai upaya mendorong munculnya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas, serta menjaga momentum bonus demografi di masa depan.

Untuk diketahui, sejumlah lembaga keuangan dunia memperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Prediksi tersebut didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dianggap stabil, dan populasi yang besar.

Dari komposisi usia penduduk, pada 2030, sekitar 70 persen penduduk Indonesia berusia 15-64 tahun, atau berada dalam masa produktif. Komposisi ini disebut sebagai bonus demografi.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan dalam menyikapi hal tersebut, pada 2018 pemerintah telah menargetkan percepatan penurunan stunting melalui penyusunan strategi nasional dan percepatan penurunan stunting (Stranas Stunting).

"Sebagai hasilnya, kita menyambut gembira hasil Survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 yang menunjukkan keberhasilan penurunan stunting dalam tiga tahun terakhir yaitu dari 32,8 persen tahun 2018 menjadi 24,4 persen tahun 2021," kata Ma'ruf dalam sambutan pada acara yang digelar FMB9 bertajuk "Percepatan Pencegahan Stunting" Senin (4/4/22).

Ma'ruf menegaskan, komitment pemerintah tak lantas berhenti dengan capaian tersebut. Pemerintah terus berupaya menekan angka stuntung hingga 14 persen pada 2024. "Target kita sekarang angka stunting dapat ditekan hingga 14 persen 2024. Untuk itu, telah ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 72, tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting," kata Ketua Pengarah Percepatan Penurunan Stunting ini.

Ma'ruf menambahkan, Perpres yang diterbitkan guna mengerjar target pemerintah menurunkan angka stunting, "Perpres ini mengadopsi Stranas Stunting yang sudah ada serta memberikan penguatan pada beberapa aspek pokok," tambah Ma'ruf.

Aspek pertama yang mendapat penguatan adalah aspek kelembagaan. Perpres 72/2021, kata Ma'ruf, secara tegas meminta dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting atau TPPS di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Desa/Kelurahan.

"Di tingkat Pusat, Wakil Presiden menjadi Ketua Pengarah dan Kepala BKKBN menjadi Ketua Pelaksana yang bertugas mengkoordinasikan percepatan penurunan stunting mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi," pungkas Ma'ruf.

Kedua, adalah aspek intervensi yakni aspek intervensi spesifik dan intervensi sensitif atas kelompok sasaran yang telah ditetapkan. "Intervensi prioritas didasarkan pada bukti ilmiah yang implementasinya melibatkan 10 Kementerian dan Lembaga dan secara bertahap dilaksanakan juga di tingkat daerah," papar Ma’ruf.

Lebih lanjut, Ma'ruf menyatakan, Perpres 72/2021 ini juga mengamanatkan untuk menggunakan pendekatan keluarga dalam pelaksanaan program, guna memastikan seluruh intervensi diterima oleh keluarga sasaran prioritas.

"Ketiga adalah aspek pemantauan dan evaluasi. Perpres memandatkan pembangungan suatu sistem pemantauan yang terintegrasi sehingga perkembangan pelaksanaan program dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan akurat," beber Ma'ruf.

Lebih jauh dalam kesempatan itu, Ma'ruf membeberkan lima pilar dalam Stranas Stunting yang ditetapkan dalam Perpres 72/2021 yang harus benarbenar dilaksanakan. "Pertama, komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah. Kedua, komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Ketiga, kata Ma'ruf, konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di pusat dan daerah. Keempat, kata dia, ketahanan pangan dan gizi. "Kelima, penguatan dan pengembangan sistem data informasi, riset, dan inovasi," kata Ma'ruf.jk

Berita Terbaru

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Foto:          SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ketika kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dan mengubah lanskap kreativitas, Ponorogo membawa persoalan keberl…

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Coway International Indonesia memperkuat ekspansinya di luar kawasan Jabodetabek dengan menjadikan Surabaya sebagai salah satu p…

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Momentum HUT PMI ke-81, Ning Ita Gugah Semangat Solidaritas Sosial dan Perkuat Kolaborasi

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:27 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap 17 September.  Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 …