Pakuwon Jati Milik Konglomerat Alexander Tedja, Labanya Naik Rp1,38 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alexander Tedja
Alexander Tedja

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua tahun pandemi covid-19, tetap membuat PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) bisa meraup laba bersih. Pada tahun 2021 nett profitnya senilai Rp1,38 triliun , meningkat 48,67�ri laba tahun 2020. Tahun 2020 laba yang dipetik sebesar Rp929,92 miliar.

Kinerja laba bersih selaras dengan pendapatan Pakuwon Jati yang tumbuh positif sebesar 43,47% yoy. Manajemen melaporkan, pendapatan Pakuwon Jati naik dari Rp3,98 triliun per Desember 2020 menjadi Rp5,71 triliun per Desember 2021. Pendapatan sewa ruangan hingga apartemen servis secara akumulasi mencatatkan kenaikan menjadi sebesar Rp1,09 triliun pada tahun 2021.

Sementara pendapatan kontrak dengan pelanggan yang meliputi jasa pemeliharaan, kondominium kantor, hotel, penjualan tanah dan bangunan, hingga pendapatan usaha lainnya mengalami kenaikan dari Rp2,88 triliun pada tahun 2020 menajdi Rp4,62 triliun pada tahun 2021.

Kenaikan pendapatan diikuti dengan peningkatan beban pokok pendapatan menjadi sebesar Rp2,95 triliun pada tahun 2021. Beban penjualan serta beban keuangan kompak membengkak masing-masing menjadi Rp186,98 miliar dan Rp352,40 miliar.

Pada laporan keuangan tahun 2021, Pakuwon Jati mencatatkan pinalti atas penebusan utang obligasi sebesar Rp99,44 miliar.

Tak hanya itu, kerugian instrumen keuangan derivatif bersih membengkak dari Rp25,71 miliar pada Desember 2020 menjadi Rp98,09 miliar pada Desember 2021. Meski begitu, perusahaan milik konglomerat Alexander Tedja ini berhasil membalikkan bagian rugi bersih entitas asosiasi sebesar Rp 3,23 miliar pada tahun 2020 menajdi laba sebesar Rp7,61 miliar pada tahun 2021.

Total aset PT Pakuwon Jati, sampai akhir tahun 2021 mencapai Rp28,87 triliun. Nilai tersebut meningkat dari total aset pada akhir tahun 2020 yang sebesar Rp26,46 triliun. n dna

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…