Hari Kedua Lebaran, Wisata Air Terjun Dlundung Diserbu Pengunjung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto Norman Don Handito saat sidak ke lokasi wisata air terjun Dlundung.
Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto Norman Don Handito saat sidak ke lokasi wisata air terjun Dlundung.

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto - Memasuki hari kedua lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, kawasan wisata air terjun Dlundung mulai diserbu wisatawan. Ribuan pengunjung dari dalam dan luar Mojokerto tampak memadati lokasi wisata yang terletak di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Selasa (3/5/2022).

Adi Suponco, Site Manager Wisata Air Terjun Dlundung mengatakan, sejak dibuka pukul 7 pagi hingga pukul 4 sore terdapat sekitar 2 ribu lebih pengunjung yang masuk ke Wisata Dlundung.

"Hari ini masih sekitar 60 persen dari total kapasitas sebanyak 4000 pengunjung. Kita perkirakan jumlahnya akan terus bertambah di hari rabu hingga minggu besok," ujarnya. Senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, Norman Don Handito. Ditemui di sela inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi wisata Dlundung, mantan Camat Dawar Blandong ini menyebut kunjungan wisatawan masih normal seperti hari libur biasa.

"Masih longgar, belum terlalu padat. Kemungkinan mulai hari Kamis baru terjadi lonjakan. Karena warga sudah selesai anjangsana dan butuh refreshing setelah dua tahun dilarang bepergian akibat pandemi COVID -19," jelasnya.

Disinggung terkait masih longgarnya pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) di dalam lokasi wisata, Norman mengaku pihaknya kesulitan untuk memberlakukan sistem aplikasi peduli lindungi akibat minimnya jaringan.

"Saya sudah melaporkan kendala ini ke Ibu Bupati dan secepatnya akan diupayakan agar ada jaringan yang masuk. Karena kita juga butuh sinyal untuk penerapan e- ticketing," cetusnya.

Masih kata Norman, digitalisasi ticketing ini dibutuhkan untuk menggenjot pendapatan dan mencegah kebocoran. Pasalnya tahun ini, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) wisata Dlundung naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun 2019 kemarin saat belum pandemi, target PAD Dlundung sekitar Rp. 300 juta. Dan tahun 2022 naik menjadi Rp. 750 juta," tegasnya. Ia optimis target tersebut akan terealisasi maksimal. Salah satunya dengan upaya meningkatkan promosi networking serta memberlakukan e ticketing.

"Selain itu kita juga mengusulkan perubahan nilai retribusi agar lebih rasional. Karena kita menilai, harga retribusi tiket masuk ke lokasi wisata milik Pemkab masih terlalu rendah dibandingkan dengan milik swasta," pungkasnya.

Sekedar informasi, harga tarif masuk ke lokasi wisata air terjun Dlundung untuk weekend senilai Rp. 12.500 untuk dewasa dan Rp. 10 ribu untuk anak-anak. Dwi

Berita Terbaru

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Hadir Daring Dalam Anual Meeting Unesco Di Bulgaria, Ponorogo Soroti Keberlanjutan Reog di Tengah Gempuran AI

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:09 WIB

Foto:          SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ketika kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dan mengubah lanskap kreativitas, Ponorogo membawa persoalan keberl…

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Coway Perluas Kehadiran di Surabaya, Donasikan Pemurni Air dan Udara ke Masjid Cheng Hoo

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Coway International Indonesia memperkuat ekspansinya di luar kawasan Jabodetabek dengan menjadikan Surabaya sebagai salah satu p…