Orang Tua Korban Pencabulan Keluhkan Kurangnya Pendampingan P2TP2A

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban bersama kedua orang tuanya saat ditemui sejumlah awak media. SP/Grs
Korban bersama kedua orang tuanya saat ditemui sejumlah awak media. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Usia masih di bawah umur, sebut saja namanya Bunga, korban pencabulan di Kecamatan Menganti, Gresik butuh pendampingan dari pihak terkait.

Atas kejadian itu, keluarga korban sudah melapor ke Polres Gresik pada 4 Januari 2022. Laporan juga dilayangkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Ayah korban, Ferdinand Koster mengatakan, meski sudah empat bulan dilaporkan, dia belum mengetahui apakah terduga pelaku sudah diproses hukum atau belum.

"Sampai saat ini tidak tahu proses hukum anak saya seperti apa, setiap saya tanyakan seperti tidak ada progresnya," katanya ketika ditemui sejumlah awak media, Senin (23/5/2022).

Koster menyatakan, anaknya telah dicabuli tujuh kali oleh terduga pelaku. Untuk itu, dia meminta hukum ditegakkan. Apalagi, terduga pelaku sudah diamankan.

Dia menginginkan ada keterbukaan dalam proses penyidikan kasus. Selama ini, dia tidak menerima kabar progres penanganan kasus. Seharusnya ini menjadi atensi sebab korban masih berusia 12 tahun.

"Sempat tanya ke penyidik ditahan dimana tak pernah ditunjukan. Saya mau bicara sesuatu sampai sekarang gak ada kabar apapun," ujarnya.

Koster melanjutkan, paska pencabulan itu kondisi dan perilaku anaknya berubah drastis. Jika dahulu pendiam, kini buah hatinya menunjukkan gelagat aneh. Mungkin mentalnya drop.

"Pendampingan waktu awal saja satu dua hari dan terakhir tak ada pendampingan sampai hari ini, gak ada. Kami butuh pendampingan psikisnya," lanjut dia.

Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Riski Saputro mengungkapkan, pihak kepolisian sudah menyidik dan memproses hukum terduga pelaku. Bahkan, kasusnya sudah diserahkan ke kejaksaan setempat.

"Perkembangan perkaranya, pada 26 April berkas perkara kami limpahkan ke kejaksaan, penanganan juga sudah sesuai SOP yang berlaku," imbuhnya.

Terkait adanya anggapan penyidikan tak transparan, Iptu Riski membantah. Menurutnya, setiap perkembangan selalu disampaikan ke korban.

"Untuk progresnya setiap perkembangan penyidikan sudah kami sampaikan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pengarusutamaan Hak Anak, Dinas KBPPPA Gresik, Soerati Mardhiyaningsih menyatakan jika kasus tersebut sudah menjadi atensinya.

Lebih jauh Ningsih melanjutkan, dia telah melakukan pendampingan kepada korban baik saat dipanggil menjadi saksi di kepolisian maupun konseling ke psikolog.

"Sudah dilakukan konseling oleh psikolog juga, pendampingan kita sesuai kebutuhan korban dan susah sesuai kebutuhan," katanya.

Dinas KBPPA, terang Ningsih selalu terbuka. Jika memang korban pencabulan meminta ada pendampingan, dia berjanji akan melakukannya lagi.

"Tapi pendampingan sudah sesuai kebutuhan klien kalau ada yang dikeluhkan tidak ada laporan ke kita kok selama ini," jelasnya. grs

Berita Terbaru

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan …

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan…

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Kesaksian salah satu staff Pemkot Madiun berinisial ADS yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa Thariq Megah justru mengungkap f…

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Jawa Timur kembali menjadi salah satu pasar penting industri otomotif nasional. Hingga April 2026, penjualan mobil di provinsi ini m…

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology di bidang pendidikan, kecerdasan buatan …

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …