Dinas Perikanan: Semua Nelayan Akan Mendapatkan Asuransi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas nelayan di Kabupaten Pasuruan.
Aktivitas nelayan di Kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYA PAGI, Pasuruan– Kesadaran akan pentingnya asuransi nelayan belum tinggi. Buktinya, jumlah nelayan yang ikut program asuransi mandiri baru sekitar 50 orang. Ada asuransi gratis.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alfi Khasanah mengatakan, pada 2022 ini, dinasnya mendapatkan jatah asuransi 400 orang. Asuransi itu merupakan premi gratis dari kementerian untuk perlindungan bagi para nelayan di Kabupaten Pasuruan.

Asuransi gratis ini diberikan pertama pada 2017. Dinasnya mendapatkan jatah 300-an orang. Di antara jumlah itu, delapan nelayan telah mengajukan klaim. Nominalnya kurang lebih Rp 1,7 miliar.

”Setelah jatah 2017 itu, empat tahun tidak ada lagi. Sebenarnya, pada 2020 ada. Tetapi, karena pandemi, dananya kena refocusing. Jadi, tidak ada,” ungkapnya.

Alfi menjelaskan, tahun ini, dinasnya kembali mendapatkan jatah 400 orang. Sudah ada nama-namanya. Jumlah itu tentu tidak bisa mencakup seluruh nelayan. Sebab, jumlah nelayan Kabupaten Pasuruan kurang lebih 7 ribu orang.

Menurut Alfi, asuransi mandiri sebenarnya cukup terjangkau. Premi sebulan Rp 16 ribu. Sosialisasi sudah dilakukan. Selama ini sudah ada 50 orang yang ikut. Dinas perikanan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaaan. ”Kami akan terus sosialisasi. Yang ada saat ini sudah cukup bagus ya. Karena sangat sulit untuk mengajak,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron kemarin (23/5) menyatakan akan berusaha memberikan asuransi gratis bagi untuk seribu nelayan. Anggaran akan diambilkan dari APBD. Dia mengimbau nelayan agar betul-betul memanfaatkan asuransi ini dengan sebaik-baiknya.

”Manfaatnya bukan sekarang, tapi nanti ketika ada sesuatu terjadi pada nelayan sendiri. Karena pekerjaannya sangat berisiko. Jadi asuransi ini akan menjamin perlindungan jiwanya,” katanya.

Cukup mendaftar melalui Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Premi akan digratiskan selama setahun dengan melihat kecukupan anggaran dalam PAK 2022 ini. ris

Berita Terbaru

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Mata Uang Rial Iran Turun 40 Persen Dorong Inflasi Harga Pangan hingga 70 Persen    SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Militer Iran menegaskan bakal membela k…

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…