Terkendala Cuaca, Nelayan Pantai Popoh Tulungagung Paceklik Ikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak kapal-kapal di Pelabuhan Popoh Tulungagung yang bersandar menunggu cuaca membaik. SP/ TLG
Tampak kapal-kapal di Pelabuhan Popoh Tulungagung yang bersandar menunggu cuaca membaik. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu cuaca yang tak menentu seperti angin hingga ombak membuat sejumlah nelayan di Pantai Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung tidak bisa melaut hingga satu bulan lebih.

Akhirnya banyak dari nelayan disana yang hanya kerja serabutan untuk bisa bertahan hidup di pesisir selatan Tulungagung. Selain itu, dengan tidak bisa beraktivitas untuk mencari ikan, sejumlah nelayan memang kerja tidak menentu.

“Hampir satu bulan setengah sudah nganggur,” kata nelayan setempat, Bahari, Senin (07/07/2025).

Namun, asalkan cuaca benar-benar sudah aman dan layak untuk ke tengah laut. “Nelayan yang tidak punya lahan pertanian yang prihatin saat ini. Bisa dibilang paceklik ikan. Buat anak dan istri yang penting,” ungkap pria 72 tahun ini.

Saat ini berkebalikan tidak ada sama sekali aktivitas melaut. Meski ombak tenang, angin tetap perlu diwaspadai sekarang ini. Sebab cuaca sulit diprediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Awal bulan ini (1 Suro) ombak mulai tenang. Jika dulu mudah untuk memprediksi cuaca, tapi kini harus jeli dan tidak bisa dipastikan. Mudah-mudahan setelah labuh laut, ikan akan muncul,” ujarnya.

Dirinya dan nelayan lain memperkirakan melaut minggu-minggu ini. Alasannya melihat cuaca dan sudah terlalu lama tidak ke tengah laut. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Buntut kelangkaan Pertalite yang kembali terjadi di Kota Madiun, membuat  sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, antrean mengular …

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa yang menjadi buah bibir masarakat di Wilkum Polsek Wlingi itu membuat geram masarakat, karena remaja putri sebut saja…

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui Festival Nyusu Bareng 2026 bertajuk “Susumu, Semangatku”, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mengembangkan identitas wis…

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam melindungi petani hingga konsumen dari tekanan kenaikan harga sekaligus memastikan petani tetap memperoleh…

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui sistem jemput bola, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperluas akses layanan digital administrasi…

Tangani Banjir, Pemkot Malang Intensif Tangani Masalah Tumpukan Sampah

Tangani Banjir, Pemkot Malang Intensif Tangani Masalah Tumpukan Sampah

Senin, 05 Okt 2026 12:05 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam menekan potensi banjir saat musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengintensifkan penanganan…