UMKM Fair Pra Forum Kapasitas Nasional 2022: Peran Si Kecil dalam Perekonomian Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
UMKM Batik Tanjung Bumi.
UMKM Batik Tanjung Bumi.

i

SURABAYA PAGI Surabaya - Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah di beberapa daerah di Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara merasakan manfaat besar dari pendampingan yang dilakukan oleh sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) industri hulu migas di daerahnya.

Salah satu manfaat yang paling dirasakan adalah tetap bergeraknya usaha mereka di masa pandemi Covid-19 yang pada akhirnya ikut menopang perekonomian dan daya beli warga.

“Sekarang, kelompok usaha Batik Tanjung Bumi bisa memperluas jaringan pemasaran.Dua tahun terakhir, Pertamina (PHE WMO) memberikan pendampingan terkait produksi dan pemasaran melalui media online,” kata Halimatus Sakdiyeh (Ime), salah satu pengelola UMKM Batik Tanjung Bumi. UMKM Tanjung Bumi merupakan kelompok usaha skala kecil dan menengah di Desa Bandangdaja, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Kelompok ini memproduksi dan memasarkan batik khas Madura.

Dulu, cerita Ime, batik Tanjung Bumi dipasarkan dengan cara getok tular serta door to door ke toko-toko di Madura dan Surabaya. “Pelanggan nyaris terbatas di Madura dan Surabaya. Tapi sejak dua tahun terakhir, kami bisa memperluas pasar. Melalui media sosial, kami memasarkan produk ke luar daerah. Batik kami lebih dikenal dan bisa bersaing dengan batik daerah lain yang sudah lebih dulu mapan,” ungkapnya.

Pengalaman serupa dirasakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Rejo di Desa Bandongrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur. Sejak tahun 2018, BUMDes Makmur Rejo menjalankan usaha penjualan telur ayam negeri.

Menurut salah satu pengelolanya, Murni Handayani, usaha ini bermula ketika Pertamina EP Cepu masuk ke Desa Ngasem membawa ide program peningkatan mata pencarian masyarakat setempat. Ide ini disambut baik oleh warga. “Kami bermusyawarah menentukan jenis usaha yang cocok. Semua potensi dikaji. Warga lalu sepakat menjalankan usaha ayam petelur,” papar Murni.

Pihak Pertamina EP Cepu memberikan dukungan modal serta mendatangkan tenaga ahli dengan menggandeng LSM lokal, IDFos Indonesia. Usaha telur ayam ini dimulai dengan kucuran dana sekitar Rp. 290 juta. Dana tersebut dipakai untuk membeli bibit ayam petelur serta pembuatan kandang.

“Awalnya kami membuat 2 kandang besar yang diisi ratusan ayam. Setiap hari ayam-ayam itu menghasilkan telur 30 sampai 40 kilogram, dan langsung dipasarkan,” ujar Murni.

Berkat pendampingan tersebut, usaha rintisan ayam petelur BUMDes Makmur Rejo terus berkembang. Saat ini, kelompok usaha di Desa Ngasem ini mempunyai 5 unit kandang, dengan dengan rata-rata produksi sekitar 200 kilogram telur perhari. Telur ayam itu dijual seharga Rp. 25 ribu per kilogram. Omzetnya setiap hari rata-rata Rp 5 juta, yang kemudian dikurangi belanja pakan dan biaya operasional sebesar 60-70 persen dari omzet.

“Lumayan, ada tambahan penghasilan buat pengurus dan anggotanya. Dengan adanya aktivitas BUMDes Makmur Rejo, pendapatan desa ikut meningkat dan bisa membantu membiayai kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Murni.

Di Pasuruan, tepatnya di Dusun Laut Pagaran, Desa Semare, Kecamatan Keraton, perusahaan migas HCML melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, dengan mengembangkan Café Laut Semare. Selain menyajikan beragam menu, dengan menu andalan makanan laut, Café ini menawarkan pemandangan laut yang memikat, karena lokasinya memang berada di tepi pantai. HCML mulai mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Semare pada tahun 2019.

Melalui program ini, warga lokal diberikan pelatihan pengelolaan café secara profesional. Café Laut Samare sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 2018. Didirikan dengan menggunakan dana desa. “Saat awal, café ini dijalankan dengan cara tradisional, seperti mengurus warung lah. Laporan keuangan tidak rapi. Hanya mengandalkan catatan belanja serta total pemasukan harian,” kata Abdul Rochman, salah satu pengelola Café Laut Semare.

Sebelum program pemberdayaan, lanjut Abdul, situasi di lokasi café juga tidak kondusif. Warga kerap terlibat tawuran antarkampung. Akibatnya, orang-orang dari luar enggan menghabiskan waktu di sekitar lokasi. Namun pelan-pelan, kebiasaan buruk itu berubah. HCML mengajak warga yang tergabung dalam kelompok usaha BUMDes mengidentifikasi persoalan dan memecahkan jalan keluarnya. HCML juga memfasilitasi berbagai pelatihan teknis kewirausahaan.

“Alhamdulillah, pengelolaan Café Laut Semare semakin baik dan tertib. Kami melakukan pembenahan dari sisi menu, layanan, dan fisik café itu sendiri,” tutur Abdul.

Wawasan dan cara berpikir warga kebanyakan perlahan berubah, dari yang tadinya hobi tawuran, kemudian muncul semangat bekerja sama memanfaatkan potensi yang ada di desa. Jadilah Café Laut Semare seperti yang ada sekarang ini, yang ramai didatangi pengunjung, terutama di akhir pekan.

Sementara itu, di Jawa Barat, tepatnya di Desa Campakamulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, program pemberdayaan yang dilakukan KKKS juga berhasil mendorong perubahan perilaku dan pola pikir warga ke arah yang lebih produktif. Tahun 2017 PT Pertamina EP Subang melaksanakan kegiatan konservasi di Gunung Puntang, bekerjasama dengan Yayasan Owa Jawa.

Pertamina merangkul warga lokal yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bukit Amanah dalam upaya konservasi ini. Programnya dinamakan Melintang (Masyarakat Peduli Alam Puntang).

Abah Onil, tokoh masyarakat setempat bercerita, sebelum adanya program Melintang, banyak warga berprofesi sebagai pemburu alam liar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kegiatan berburu secara liar ini tentu mengancam keberadaan satwa-satwa hutan, dan berpotensi merusak lingkungan.

“Padahal uang yang mereka dapat tidak seberapa besar. Lebih banyak kerugiannya, terutama bagi lingkungan,” kata Abah. Kemudian PT Pertamina EP Subang masuk dengan program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan difokuskan pada pengembangan budidaya tanaman kopi serta beberapa jenis tanaman dengan metode organik. Warga juga diberikan pelatihan cara untuk memperluas pemasarannya. Dulu, pendapatan warga dari berburu mungkin di bawah Rp. 500 ribu per bulan.

Setelah pembinaan, omzet penjualan kopi LMDH per tahun dengan panen kopi sebanyak 70 ton dan buah cherry bisa mencapai Rp. 700 juta. Dari pengolahan lebih lanjut pada kopi, rata-rata penghasilan anggota binaan per bulan bisa mencapai Rp. 600 tibu sampai Rp. 2 juta. Cerita inspiratif dari aktivitas UMKM binaan KKKS mengemuka di acara Pra Forum Kapnas Jabanusa 2022 di Surabaya. Kebetulan, perwakilan sebagian UMKM binaan itu hadir mengisi gerai pameran UMKM Fair selama tiga hari, pada 17-19 Mei 2022.

“Kami senang mengikuti acara UMKM Fair di kegiatan Pra Forum Kapnas Jabanusa. Bisa berbagi cerita dan pengalaman. Kami juga mendapat akses informasi dan kesempatan baru untuk menjalin kerja sama yang lebih luas,” kata salah seorang pengurus Koperasi Mina Makmur.

Di sela-sela acara, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi mengatakan, SKK Migas ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa industri hulu migas berperan besar dalam menciptakan dampak ekonomi berganda bagi perekonomian nasional dan lokal. Atas dukungan KKKS, UMKM-UMKM binaan itu bisa berkembang dan memberikan manfaat ekonomis kepada warga di sekitarnya.by

Berita Terbaru

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…