Ajang Festival UMKM CitraLand Surabaya, Empat Kecamatan Pamer Produk Unggulan Dalam Pertunjukan Fashion

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - Perhelatan Festival UMKM di GWalk CitraLand Surabaya menampilkan beberapa momen seru pada Rabu (8/6/2022) malam. Sebanyak empat kecamatan di Kota Surabaya saling beradu kebolehannya dalam aksi fashionnya memamerkan sejumlah produk buatannya di atas panggung catwalk. Tak hanya dari segi kuliner saja, para peserta juga berlomba mengenalkan produk unggulan mereka dari wilayah masing-masing. Seperti selendang dan outer batik ecoprint serta sibori dari Pakal Collection. Dengan menggunakan pewarna sitentik dan dedaunan, batik yang terdapat di ajang Festival UMKM di GWalk CitraLand Surabaya menimbulkan kesan artistik. Mereka juga menyematkan topi dan kaca mata sehingga menambah kesan trendi. Kemudian juga ada Batik Moroseneng dari Rumah Kreatif, Kecamatan Benowo. Batik ini didominasi motif semanggi. Ike, pemilik Batik Moroseneng pernah membawa batik semanggi hingga ke NTT dalam sebuah perhelatan fashion show lintas provinsi. Harga batik tersebut dibanderol mulai dari 250.000 hingga 1.000.000-an untuk batik tulis tergantung motif. Dengan adanya kegiatan pameran seperti ini, Ike berharap usahanya semakin dikenal. "Mudah-mudahan pameran seperti bisa terus berjalan. Supaya kita sebagai UMKM kecil bisa terus bertahan dan bisa produksi," kata Ike. Kemudian penampilan apik juga datang dari UMKM Lakarsantri dengan brand bernama Dhandmadey dan Parvin. UMKM Lakarsantri ikut unjuk gigi dengan kerajinan craft seperti tas motif Suroboyo, tas kulit domba ecoprint, tas macrame, serta dompet motif etnik. Kemudian juga ada batik Lifeana dan Abitha. Diana Sischa Rahayu, pemilik Dhandmadey, mengaku sangat senang bisa terlibat dalam Festival UMKM di CitraLand, karena selama ini produknya lebih banyak terjual di Jateng dan Jakarta. "Pameran ini bermanfaat mengenalkan bahwa di Surabaya ada lho produk ini," ujarnya. Diana menambahkan, dia membuat kerajinan tanpa satu alat pun. Karena kelebihan itulah, produknya memiliki nilai jual tinggi mulai dari 15.000 untuk gantungan kunci hingga 1.200.000 untuk wall hanging. "Kerajinan ini benar-benar handmade tanpa alat sama sekali. Misal untuk satu tas bisa selesai hingga 2 hari," tandasnya. Salah satu produk Dhandmadey miliknya juga berkolaborasi dengan UMKM Witrove dari Kebraon berupa tas fashion paduan kayu sebagai pengganti tali. Produk itu bahkan telah melancong ke Korea. Keberangkatan mereka difasilitasi oleh salah satu bank milik negara. "Produk ini sangat diminati pasar Korea. Namun kita memang belum ekspor," tambah Diana yang menekuni usaha ini secara serius sejak 2019. Sebelumnya ia hanya menggeluti sebagai hobi. Sementara itu, Nada Putri, City Manager Citraland Surabaya, menjelaskan, Festival UMKM sendiri digelar dalam rangka memperingati HUT ke-729 Kota Surabaya dan berlangsung mulai 4 hingga 11 Juni 2022. Pada hari kelima, Festival UMKM menampilkan acara fashion show, talk show dari Bank Jatim serta live music. Tak hanya itu saja. Para bapak camat juga tampil dalam sebuah ludruk berjudul Lapak Bokep yang merupakan akronim dari Lakarsantri, Pakal, Benowo dan Sambikerep. Ludruk Lapak Bokep sendiri menceritakan dilema sebagian besar para pelaku UMKM di Kota Surabaya. "Fashion show ini memang spesial banget untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk-produk UMKM dari empat Kecamatan. Lakarsantri, Pakal, Benowo dan Sambikerep," kata Nada. Festival UMKM ini menampilkan lebih dari 100 produk UMKM. Berbagai macam makanan, minuman, fashion, dan kerajinan. Acara juga didukung oleh Dinas Pariwisata Kota Surabaya. Selain itu, para peserta Festival UMKM juga dibekal I dengan Workshop mengenai strategi bisnis, digital marketing serta finansial dengan narasumber dari Universitas Ciputra, Bank Jatim serta Grab Indonesia. Selain itu, CitraLand juga ingin membangun sinergi dengan empat kecamatan serta warga di wilayah perumahan tersebut dengan tujuan memajukan UMKM. "Acara ini masih berjalan terus. Jadi ada pendampingan dari Universitas Ciputra kepada UMKM ini. Supaya nanti ke depan mereka juga ada monitoring bagaimana perkembangan usaha mereka," imbuhnya. By
Tag :

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…