Tambah Wawasan Terkait Metrologi Legal, Disperdagin Kota Kediri Adakan Penyuluhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian terus berupaya melakukan edukasi pada masyarakat secara luas terutama pemilik UTTP alat ukur takar timbang dan perlengkapannya
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian terus berupaya melakukan edukasi pada masyarakat secara luas terutama pemilik UTTP alat ukur takar timbang dan perlengkapannya

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian terus berupaya melakukan edukasi pada masyarakat secara luas terutama pemilik UTTP alat ukur takar timbang dan perlengkapannya. Hal itu yang mendasari diselenggarakannya kegiatan penyuluhan metrologi legal di Aula Lotus Garden, Selasa (14/6/2022). 

Dalam kegiatan tersebut diberikan pemahaman kepada peserta terkait tera, tera ulang dan pengawasan yang bertajuk 3M masyarakat melek metrologi “peduli ukuran, takaran dan timbangan.” Dengan mendatangkan narasumber dari Balai Standarisasi Metrologi Legal Regional II dan Polres Kediri Kota.

Tanto Wijohari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk menambah wawasan dan pengetahuan para peserta terkait pentingnya metrologi legal yang berkualitas dan agar pelaku usaha dapat memahami dan menerapkan aturan -aturan tentang metrologi legal. 

“Dengan bapak/ibu kita undang disini semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan panjenengan terkait tera dan tera ulang agar ke depan ada satu pemahaman antara bapak/ibu pemilik UTTP dengan kami di dinas sebagai petugas pelayanan tera. Sehingga diharapkan nantinya juga memiliki kesadaran penuh dari panjenengan untuk melakukan tera atau tera ulang terhadap UTTP yang dimiliki,” ujarnya.

Ditambahkan Tanto, Disperdagin juga memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap konsumen untuk itu, dihadirkan pula narasumber dari Polres Kediri Kota. “Jadi jangan sampai ada kecurangan terhadap konsumen. Sehingga dengan adanya penyuluhan ini pemilik UTTP, dinas dan konsumen ada satu kesatuan,” jelasnya.

Kegiatan diikuti oleh 60 peserta dan akan dilaksanakan hingga Kamis (16/6) mendatang. Peserta yang dihadirkan dari latar belakang berbeda yakni pemilik UTTP baik IKM/industri kecil, pelaku usaha dan kios pertanian serta mahasiswa. 

“Peserta kita pilih dari mahasiswa karena kita ingin mereka bisa menjadi konsumen yang cerdas. Untuk itu saya berharap materi yang disampaikan narasumber juga bisa menyesuaikan agar ilmu yang didapat pada penyuluhan ini bisa dimanfaatkan dan diterapkan,” tuturnya.

Tanto juga menuturkan kendala di lapangan yang sering dijumpai yakni adanya anggapan bahwa timbangan setelah ditera akan rusak atau tidak pas. Untuk itu, dalam hal ini pihaknya perlu memberi wawasan agar ke depan tidak ada lagi salah persepsi. “Masa waktu tera itu satu tahun dan setelah itu harus diterapkan ulang. Jadi dengan adanya penyuluhan ini panjenengan paham timbangan harus bagaimana. Ke depan kami berharap tidak ada lagi komplain-komplain antara pemilik UTTP dengan petugas pelayanan tera dan para konsumen. Untuk itu mumpung bertemu dengan narsumber manfaatkan waktu baik ini untuk bertanya sedetail mungkin tentang hal-hal yang bapak/ibu belum atau kurang memahami terutama terkait tera dan tera ulang,” pungkasnya. kominfo

Berita Terbaru

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…