Mentan Syahrul tak Jadi di-Reshuffle, Diduga Campur Tangan Surya Paloh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terlihat Syahrul Yasin Limpo (paling depan) meninggalkan Istana Negara diikuti beberapa menteri lain.
Terlihat Syahrul Yasin Limpo (paling depan) meninggalkan Istana Negara diikuti beberapa menteri lain.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Beberapa jam sebelum pengumuman reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo, ada beberapa pejabat berdatangan ke Istana Merdeka dan ada yang malah meninggalkan Istana. Padahal, Rabu (15/6/2022) siang itu, jam masih menunjukan pukul 11.00 WIB. Pengumuman reshuffle diagendakan pukul 13.30 wib.

Siang itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninggalkan kawasan Istana. Menggunakan mobil dinas bernomor polisi RI 35, Budi pergi ke luar. Juga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terlihat meninggalkan Istana menggunakan mobil bernomor RI 37.

Termasuk Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.

Herannya, Syahrul, Budi, dan Nadiem enggan berbicara kepada media yang menunggunya. Siang itu, ketiganya terlihat datang menggunakan kemeja putih, bukan jas.

Beberapa wartawan menduga Syahril Limpo, lolos dari reshuffle. Ini pembicaraan wartawan saat ada pemanggilan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (14/6/2022) sore hingga malam.

Saat itu, mendadak Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Kedatangannya untuk menemui Presiden ini tak diketahui oleh pers, karena bos Media Indonesia ini masuk lewat pintu Istana Merdeka di sisi sebelah barat atau Wisma Negara.

Sementara sejumlah menteri lainnya yang dipanggil mendadak pada sore hingga malam lalu itu masuk lewat pintu sebelah timur Istana Negara di Jalan Veteran III.

Ketua DPP Partai Nasdem Charles Meikyansyah saat dihubungi wartawan mengonfirmasi kehadiran Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh di Kompleks Istana Kepresidenan. Surya Paloh masuk dari pintu Wisma Negara.  ”Itu (reshufflle) tunggu Presiden itu. Urusannya Presiden itu nanti,” jelasnya.

Pergunjingan ramai, Syahrul Limpo, yang kader NasDem, dianulir untuk ikut reshuffle, diduga karena campur tangan Surya Paloh.

 

Syahrul Limpo Bereaksi

Sorenya Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memberikan tanggapan soal isu perombakan kabinet (reshuffle) yang disebut akan digelar pada Rabu (15/6/2022).

Politikus Nasdem itu juga memberikan tanggapan soal kabar dirinya menjadi salah satu menteri yang akan di-reshuffle Presiden Joko Widodo. "Aku enggak tahu tuh. Aku kerja saja," ujar Syahrul usai menghadiri rapat terbatas soal pangan di kompleks Istana Kepresidenan.

Saat disinggung apakah dirinya secara khusus pernah diajak berbicara mengenai reshuffle oleh pihak Istana, Syahrul pun menyatakan tidak pernah.

"Enggak. Aku enggak ngerti. Kamu pertanyaannya susah," ungkapnya menjawab pertanyaan wartawan.

"Aku kerja saja. Ada Allah yang mengatur segalanya," ungkapnya.

Syahrul juga menjelaskan, pada rapat terbatas hari ini Presiden Jokowi hanya membahas soal pangan. Salah satunya, dirinya diminta untuk mempersiapkan jika ada kelebihan stok beras.

"Salah satunya aku diminta mempersiapkan kalau memang kelebihan beras cukup, sekali-kali kita ekspor," katanya. n tm/erc

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…