Terlena Bujuk Rayu, Siswi SMP di Blitar Digagahi Satpam Sekolahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi Pres, Jumat (24/6) pukul 14.00 WIB . SP/LES
Konferensi Pres, Jumat (24/6) pukul 14.00 WIB . SP/LES

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dengan iming- iming akan dicarikan kos-kosan dan ditawari pekerjaan oleh PS (36), siswi kelas 8 SMP, sebut saja Bunga (16) bertekuk lutut terhadap PS. Kini kasusnya bergulir di Polres Blitar Kota setelah ibu korban melapor atas perbuatan PS terhadap Bunga.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si dalam releasenya, Jumat (24/6) pukul 14.00 WIB, setelah ibu korban melapor ke Polres Blitar Kota, lebih rinci AKBP Argowiyono menerangkan, bahwa perilaku PS terhadap korban sejak April 202 lalu, saat korban menceritakan perihal hubungan keluarga korban dengan buliknya.

"Ketika korban ketemu dengan tersangka di pos satpam sekolahan ( waktu istirahat sekolah) korban menceritakan hubungan keluarganya, dan saat itu memang korban serumah dengan adik ibu korban ( bulik), dengan cerita korban itulah pelaku PS mengambil kesempatan sehingga terjadi perbuatan yang tidak sepantasnya terhadap korban." jelas AKBP Argowiyono dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Momon Suwito SH.

Dalam kasus itu sesuai dengan laporan ibu korban (Bunga) kepada Polisi setelah hubunganya antara korban dan PS,setiap pertemuan antara korban dan PS, pelaku memberikan janji-janji untuk dicarikan kos-kosan, di carikan pekerjaan, dan bahkan sempat PS memberikan uang kepada korban saat korban ikut ziarah Wali 9 dari sekolahanya.

"Setelah pertemuan antara korban dengan tersangka PS, rupanya PS merayu korban, bahkan mengirim video porno ke ponsel korban, setelah berhasil merayu akhirnya korban di ajak ke salah satu hotel di Wilayah Kecamatan Nglegok, sebelum melakukan persetubuhan dengan korban, PS sempat menenggak miras yang di bawanya." terang Pamen Polisi yang akrab dengan wartawan ini.

Ternyata kehidupan korban pisah dengan ibunya setelah orang tuanya bercerai, sedang ayah korban menjadi TKI dan ibu korban nikah lagi dan berdomisili di Kota Tulungagung, akhirnya Bunga (Korban) ikut dengan buliknya di Wilayah Kecamatan Ponggok untuk meneruskan sekolahnya di salah satu SMP setempat.

"Awalnya saya ajak tanggal 30 Mei sepulang korban ikut rombongan ziarah Wali songo, dan baru tanggal 31 Mei saya ajak jalan jalan, terus saya ajak bermalam di hotel Nglegok, paginya saya ajak pulang dan saya beri uang Rp.300 ribu." tutur PS warga Desa Gembongan Kec.Ponggok Kab.Blitar ini pada wartawan.

Atas peristiwa tersebut akhirnya PS ditahan di Polres Blitar Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, juga polisi menyita barang bukti berupa sebuah selimut milik hotel, dan pakaian korban saat berdua dengan tersangka.

"Tersangka PS di kenakan pasal 181 ayat  (2) dan UU.No.17/2016 yo UU.RI.No 23/2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun sampai 15 tahun atau denda Rp 5 miliar."pungkas Kapolres Blitar Kota yang hobi futsal ini.Les

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…