30 UMKM di Lamongan Diajari Cara Membranding Produk Keinginan Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plh Kadisperindag Lamongan, Moh Zamroni saat memberikan motivasi kepada peserta dari IKM/UKM. SP/IST
Plh Kadisperindag Lamongan, Moh Zamroni saat memberikan motivasi kepada peserta dari IKM/UKM. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 30 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Lamongan, Senin (28/6/2022) mendapat asupan lagi dengan menerima pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, tentang bagaimana caranya membranding produk unggulan yang bisa diminati pasar.

Peserta diajari cara membranding produk nya, mulai bagaimana mengemas, mempublikasikan, dan membuat video pendek produk, dengan tampilan menarik yang membuat orang lain langsung jatuh hari untuk membelinya.

Kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha produk ekspor unggulan tersebut, seperti disampaikan oleh Moh Zamroni Plh Kadisperindag, dalam rangka untuk membantu dan mensuport para pelaku UMKM, untuk terus meningkatkan dan mengembangkan usahanya.

Kegiatan ini lanjutnya, sangat perlu, agar usaha yang dijalankan para pelaku UMKM tidak sekedar hanya jalan di tempat dan hanya memasarkan produk di sekitar nya, tapi bagaimana bisa bersaing, baik di pasar nasional maupun pasar global.

Para pelaku UMKM ini kata Zamroni, diminta untuk melek teknologi, dengan memanfaatkannya untuk memasarkan produk yang mereka punya. "Bagaimana cara membranding produk bisa dikenal, bagaimana cara produk itu disukai pasar dan bagaimana produk nya bisa dicari oleh pasar," ujarnya.

Sehingga dalam pelatihan ini dititikberatkan bagaimana para pelaku UMKM tidak sekedar berproduksi, tapi harus melihat pasar apa kira-kira produk yang digemari saat ini. "Jangan pasar yang mencari kita, tapi kita yang harus mencari pasar dengan membuat produk unggulan yang sesuai dengan keinginan pasar," harap Zamroni saat membuka pelatihan kemarin.

Apalagi lanjut Zamroni, saat ini produk hasil IKM/UKM di Lamongan sudah merambah eksport, sehingga pihaknya sangat berharap hasil produk unggulan asal Lamongan bisa bersaing, dan tentunya bisa meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha agar lebih sejahtera.

Dari Lamongan sendiri kata Zamroni, ada sekitar 15 produk olahan makanan dari IKM/UKM yang sudah ekspor ke luar negeri, mulai ke negara Timor Tengah seperti Turki hingga negara Asean Malaysia dan sekitarnya.

Dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha produk ekspor unggulan di Grand Hotel Mahkota setempat ini, Disperindag menghadirkan narasumber Rossanto Dwi Handoyo dari Export Center Surabaya, selaku tenaga teknis bidang akses pasar dan implementasi hasil perjanjian perdagangan, dan Bidin tim publikasi Lamongan. jir

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…