Emak-emak yang Menutup Plat Motor Pakai CD, Malah Dijadikan Duta Tilang ETLE

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Usai gelar perkara, ke empat emak-emak ini akhirnya meminta maaf dalam pers rilis yang digelar Polres Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Usai gelar perkara, ke empat emak-emak ini akhirnya meminta maaf dalam pers rilis yang digelar Polres Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski sempat diamankan oleh Polres Lamongan, emak-emak yang menutup motornya dengan celana dalam (CD) yang menghebohkan itu, akhirnya dibebaskan, setelah sebelumnya yang bersangkutan meminta maaf dan mengakui kesalahan atas perbuatannya, usai gelar perkara di Mapolres setempat, Jum'at (1/7/2022).

Ke 4 emak-emak ini yang saat ini hanya berstatus sebagai saksi tersebut diantaranya adalah  berinisial A (34), TP (29) LW (25), dan R (33) yang kesemuanya adalah warga Desa Miru, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan.

Selain dibebaskan, ke empat emak-emak yang terlibat dalam pemasangan CD dan  pengambilan video, diluar dugaan dijadikan oleh Polres Lamongan sebagai duta tilang ETLE, untuk membantu Polres mensosialisasikan dan memberikan informasi seputar tilang ETLE.

Miko berharap dengan dijadikan emak-emak ini menjadi duta ETLE, maka perbuatan ini adalah perbuatan yang terakhir kalinya dan semoga ke depan tidak akan diulangi lagi. 

Pihaknya, tandas Miko, telah menyampaikan kepada ibu-ibu berempat ini dan masyarakat luas bahwa tilang ETLE ini merupakan salah satu inovasi dari Polri untuk mencegah adanya penyimpangan dan menyelamatkan warga masyarakat. 

 

"Emak-emak berempat ini kami angkat menjadi duta Polres Lamongan untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait ETLE dan mengedukasi masyarakat. Diharapkan hal ini bisa jadi pembelajaran untuk kita semua, baik secara etika maupun moral," terangnya.

Meski lanjut Miko, ke empat emak-emak itu dapat disangkakan UU ITE, masih berstatus sebagai saksi. "Mereka mengakui telah membuat video tersebut dengan motif untuk konten dan hiburan saja, serta sudah meminta maaf, sehingga proses hukumnya tidak kami lanjutnya, meski pemeriksaan sudah dilakukan," kata Miko.

Selain meminta keterangan dari 4 ibu-ibu ini, tegas Miko, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya adalah helm, sepatu, daster, dan pakaian dalam CD dan bra. Pernyataan maaf dari ke 4 ibu-ibu ini juga tertulis dalam surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulang perbuatannya lagi. 

Sementara, As, salah seorang emak-emak ini di hadapan wartawan dan polisi mengakui perbuatannya yang telah menutup plat nomor dengan menggunakan CD dan bra. As, mewakili teman-temannya meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat Lamongan. 

"Saya meminta maaf telah meletakkan celana dalam dan BH saya di sepeda saya kepada Pak Kapolres beserta jajarannya dan kepada masyarakat Lamongan. Saya tidak akan mengulangi perbuatan saya yang tidak pantas ini," ujarnya. jir

Berita Terbaru

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Viral Pengantin Gen Z di Bondowoso, Pilih Koper Buat Wadah Seserahan Nikah

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada momen unik hingga viral di media sosial (medsos), sepasang pengantin Gen Z di Kabupaten Bondowoso yang…

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

11 Hektare Situs Ijen Geopark Black Lava Plalangan Bondowoso Hangus Terbakar

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Fenomena Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi, kali ini api melahap kawasan wisata Black Lava Plalangan, Desa…

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti setelah badan jalan jembatan kembali mengalami kerusakan, kini Petugas gabungan juga bakal memasang kembali…

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional…

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sejak beberapa pekan ini, sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan harga tembakau mengalami penurunan yang dinilai…

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…