Cari Ikan, Dua Bocah Tenggelam di Aliran Dam Pengairan Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kesehatan RSUD Wlingi bersama dengan TIM Inafis Polres Blitar tidak  metemukan tanda-tanda kekerasan pada korban .
Petugas kesehatan RSUD Wlingi bersama dengan TIM Inafis Polres Blitar tidak metemukan tanda-tanda kekerasan pada korban .

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar di kejutkan dengan ditemukannya bocah berusia 6 dan 9 tahun yang terapung di Dam Aliran Sungai Coban, Desa Tegalasri. Diketahui dua bocah tersebut adalah Talita Nava Libna (9) dan Zidan Pratama (6), yang sebelumnya telah dicari oleh warga setempat.

Kedua bocah yang bertetangga itu sempat pamit kepada orang tuanya masing-masing, untuk mencari ikan di aliran sungai desa yang tak jauh dari rumah mereka.

Kejadian tewasnya dua bocah dan di temukan pukul 18.45 WIB hari Rabu (5/7) itu di benarkan Kapolsek Wlingi Kompol Tamim Anwar S.AG SH kepada Surabaya Pagi di kantornya, menurut Kompol Tamim kedua korban di temukan sudah dalam keadaan neninggal dunia setelah pencarian sekitar 4 jam oleh masarakat Desa Tegalasri.

"Jadi dua bocah yang satu perempuan yang satu bocah laki laki di temukan sudah meninggal dunia, di dekat Dam juga di temukan sandal mereka (korban) dari situlah masarakat mencari sekitar Dam Sungai Coban, temuan dua korban di laporkan ke Polsek saat itu juga, kami dan dari Unit Inafis Satreskrim, dan pihak dinas Kesehatan serta Babinsa serta anggota datangi tkp bersama perangkat desa untk olah TKP," kata Kompol Tamim atas ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom.S.IK.

Sementara peristiwa tenggelamnya Talitha Nava Libna (pr) dan Zidan Pranata (lk),  sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (5/7) mereka berpamitan mencari ikan di sungai saluran irigasi sawah desa  yang berada di belakang rumah jaraknya kurang lebih  50 meter, dan jam 15.00 WIB  keduanya sempat pulang kerumah untuk makan siang, dan berpamitan kembali kepada orang tuanya mencari ikan lagi.

" Ternyata sampai sore ( jam 16.30 WIB) keduanya belum kembali kerumah, akhirnya kedua orang tuanya baik Pak Mohamad Nuri dan ibu Kateni mencari kedua bocah itu di tempat mencari ikan tersebut, dan tidak ketemu, selanjutnya meminta tolong tetangga sekitar untuk ikut mencari, sekira jam 17.00 WIB diketemukan sandal dari keduanya tergeletak di pinggir sungai Coban, adapun letak sungai Coban sekira 10 meter dari lokasi (kalen) mencari ikan, sekitar jarak 15 meter warga mene mukan dua sandal yang berada di Dam (bendungan) buatan yg digunakan mengaliri sawah warga, dam itu terbuat dari bambu ber kedalaman 2 meter," tambah Kompol Tamim.

Kemudian ayah dan ibu korban berinisiatif mencari korban di dalam Dam tersebut bersama warga,  ternyata benar kedua bocah tersebut  diketemukan tenggelam didalam dam tersebut  dalam keadaan meninggal dunia.

Akhirnya kedua bocah itu  di evakuasi dari sungai oleh warga setempat langsung di bawa ke RSUD Ngudiwaluyo Wlingi, selain melaporkan ke Polsek Wlingi.

Dari pemeriksaan luar petugas kesehatan RSUD Wlingi bersama dengan TIM Inafis Polres Blitar terhadap korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan.

"Korban diduga tidak mengetahui bahwa dam mempunyai kedalam sekitar 2 meter dan kedua korban tidak bisa berenang, dengan kejadian tersebut pihak keluarga  menerima atas kematian korban karena musibah, dan tidak menginginkan untuk dilakukan pemeriksaan dalam autopsi, selanjutnya pihak kedua keluarga membuat surat pernyataan yang di saksikan perangkat desa," pungkas Kompol Tamim. Les

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…