Surat Terbuka Tentang Dr. Terawan (1)

Dr. Terawan: Saya Memang Terima Keputusan Keluar dari IDI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Catatan Raditya Mohammer Khadaffi, Wartawan Surabaya Pagi.
Catatan Raditya Mohammer Khadaffi, Wartawan Surabaya Pagi.

i

Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto pemrakarsa pengembangan vaksin COVID-19 berbasis sel dendritik, semalam tampil memukau saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi, di Program Rosi.

 

Sebagai jurnalis muda yang mengikuti perjalanan persiapan uji klinis fase II di RSUP dr. Kariadi Semarang, tahun 2021, saya kagum dengan penjelasan-penjelasan Dr. Terawan, yang rijid, penuh narasi yang filosofis dan tidak emosional selama dialog dengan wartawati senior, Rosiana Silalahi.

 

Baik pewancara maupun terwawancara, sama-sama menunjukan kelasnya, sebagai jurnalis dan ahli medis Indonesia. Dan saya, jurnalis muda dan pemerhati masalah medik, kagum dengan ketenangan mantan Menteri Kesehatan yang menurut catatan saya “digarap” cukong vaksin lewat kukuasaan BPOM. Berikut catatan pertama saya dari beberapa tulisan.

 

Tampilan Dr. Terawan, semalam tampak cerah, pasca polemik dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), karena ia dipecat oleh organisasi dokter yang kini bukan satu-satunya lagi di Indonesia.

 

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, menjawab pertanyaan seputar dirinya dengan tangkas dari pewancara handal.

 

Ini menggambarkan Dr. Terawan termasuk sosok dokter berintegritas.

Hal yang membuat banyak orang kaget adalah diusia yang 58 tahun (Jogjakarta, 5 Agustus 1964), Terawan menceritakan dia masih menangani pasien hingga pukul 01.00 dini hari.

 

Terawan juga mengatakan sebelum wawancara, ia tangani 35 pasien nonstop. Luar biasa.

 

“Saya harus cek dan ricek semua kondisi pasien yang kebetulan emergency telepon saya,” ungkapnya.

 

Bahkan Terawan juga mengungkapkan sebelum wawancara dengan Rosi, dia terlebih dahulu menangani sejumlah pasien di RSPAD.

“Ini baru pulang dari RSPAD tadi 35 pasien harus saya tindakan,” ungkap ayah Abraham Apriliawan Putranto.

 

Layanan medis sampai 35 pasien sehari, bukti izin praktiknya sebagai dokter tidak dicabut. Kabar pencabutan izin praktiknya sempat beredar sampai di media sosial. Ini pasca polemiknya dengan IDI.

 

Saya mencatat IDI telah merekomendasikan pemecatan Terawan dari keanggotaannya. Isu pencabutan surat izin mencuat lantaran IDI menganggap organisasi profesi dokter yang memiliki kewenangan mengeluarkan rekomendasi untuk praktik kedokteran.

Terawan menegaskan dia masih melakukan praktik karena surat izinnya belum dicabut.

“Yah selama izin praktek saya belum dicabut,” pungkasnya.

 

Dokter sederhana ini mengungkapkan bahwa yang dicabut oleh IDI hanyalah keanggotaannya dari organisasi tersebut dan bukan surat ijzin praktik.

 

“Enggak ikut organisasi yah enggak masalah,” sebut pria yang berpangkat Letnan Jenderal TNI AD ini.

 

Namun, kata Terawan, pernyataannya tersebut bukan bentuk perlawanan kepada IDI. Justru sebaliknya, dia memang telah menerima keputusan keluar dari keanggotaan IDI.

 

“Kalau diusir, ya pergi. Melawan itu kalau diusir tetapi tidak pergi,” pungkasnya.

 

Kini Terawan, tercatat sebagai anggota Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) . Organisasi dokter ini mendeklarasikan sebagai salah satu organisasi pelopor reformasi kedokteran Indonesia pada Rabu, 27 April 2022.

 

Pendirian PDSI usai mendapat SK Kemenkumham dengan nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia. ([email protected])

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…