Disperta Sampang Diduga Pungli, Selembar Kertas Kesehatan Hewan Dibandrol Rp 300 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sampang, diduga melakukan pungutan liar (Pungli), hanya selembar kertas keterangan kesehatan hewan di bandrol harga yang bervariasi dari Rp 100 sampai dengan Rp 300 Ribu.

Ditengah mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Berupa Sapi, menjadi dugaan mengais Rezeki oleh Oknum Pegawai Disperta Sampang, dengan permintaan Sapi Qurban keluar daerah, agar bisa diterima sebagai syarat untuk hewan Kurban, maka harus mengantongi Surat Kesehatan Hewan.

Hal itu diungkapkan oleh Inisial M, dia menjelaskan, dirinya mengirim Sapi qurban sebanyak dua ekor, untuk diterima oleh pemesan, maka sapinya harus mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari Disperta Sampang.

Dia bercerita, maka sapi - sapinya dilakukan pemeriksaan oleh Oknum Disperta Sampang, setelah dinyatakan sehat sebagai tanda terima kasih, memberikan uang sebesar Rp 100 Ribu.

“Kerana ada pesanan kami kirim sapi ke Luar Kota, namun syaratnya Sapi - sapi ini harus punya surat keterangan sehat, setelah nyampek di Kantor Disperta diperiksa sapi kami, dan kami beri uang 100 Ribu “. Ucapnya.

Masih kata inisial M menjelaskan, dia melihat yang memberi kepada Oknum tersebut orang lain bervariasi ada yang memberi Rp 200 Ribu per ekor, ada juga yang memberikan sebanyak Rp 300 ribu ibu per ekor.

“Saya melihat sendiri, selain saya ada yang ngasi Rp 200 Ribu per ekor, dan juga ada yang ngasi Rp 300 Ribu per ekor “. Terangnya.

Sementara, AR Hakim, Kabid Peternakan di Dinas Pertanian Kabupaten Sampang saat dikonfirmasi berdalih tidak tahu.

"Saya tidak tahu mas," kata Hakim saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/7/2022).

Perlu diketahui, dugaan penarikan upeti tersebut terjadi di depan Dinas Pertanian Kabupaten Sampang. gan

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…