Pekan Depan, Kejari Gresik Tetapkan Tersangka Korupsi ADD Roomo Manyar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kajari Gresik M Hamdan Saragih didampingi para kepala seksi pada acara jumpa pers penyampaian kinerja dalam setahun, Kamis (21/7). SP/Grs
Kajari Gresik M Hamdan Saragih didampingi para kepala seksi pada acara jumpa pers penyampaian kinerja dalam setahun, Kamis (21/7). SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Setelah beberapa bulan melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) Roomo, Kecamatan Manyar, akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik berhasil menetapkan satu tersangka.

Namun nama tersangka masih enggan diungkap pihak kejari dengan alasan tidak ingin mendahului proses gelar perkara yang akan digelar pekan ini.

"Sabar, nanti Senin (25/7, red) depan kita umumkan nama tersangkanya. Karena kita masih akan gelar perkara dulu," ucap Kajari Gresik M Hamdan Saragih dalam jumpa pers penyampaian hasil kinerja setahun, Kamis (21/7).

Kajari Gresik menambahkan, penetapan tersangka kasus dugaan korupsi ADD Roomo tidak lepas dari hasil audit Inspektorat Kabupaten Gresik yang sudah diterima penyidik seksi pidana khusus kejari. 

"Hasil audit inspektorat sudah kami terima beberapa hari ini, dan hasilnya ada temuan kerugian keuangan negara sebesar Rp 270 juta," ungkap Hamdan.

Dengan turunnya bukti audit kerugian keuangan negara ini, lanjut Kajari, penyidik pidsus akan segera menindaklanjuti dengan proses penetapan tersangka.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pidsus Kejari Alifin N Wanda menambahkan bahwa pihaknya akan segera menggelar perkara untuk menetapkan tersangka dan kemudian melakukan pemanggilan.

Menurut Alifin, dalam hasil audit yang diterima pihaknya menyebutkan bahwa timbulnya kerugian pada ADD Roomo tahun anggaran 2016-2018 akibat penggunaan untuk kepentingan pribadi. 

Lalu berapa orang yang akan ditetapkan menjadi tersangka? "Sementara dugaannya masih satu orang. Soal siapa namanya, tunggu saja hasil gelar perkara pekan depan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kejari Gresik sebelumnya telah menerima laporan masyarakat mengenai dugaan korupsi anggaran ADD Roomo tahun anggaran 2016-2018.

Pada awal 2022 lalu, pihak Kejari Gresik menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan. Namun saat itu belum ada penetapan tersangka karena penyidik masih menunggu hasil audit pihak inspektorat.

Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik saat ini masih dipimpin Kepala Desa Rusdianto. Ini adalah jabatan periode kedua. Apakah Rusdianto yang akan menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana ADD ini, sebaiknya kita tunggu pengumuman resmi dari pihak Kejari Gresik. grs

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Mojokerto Pastikan Layanan PBI-JK Aman Meski Isu Penonaktifan Mencuat

Ketua DPRD Kota Mojokerto Pastikan Layanan PBI-JK Aman Meski Isu Penonaktifan Mencuat

Senin, 23 Feb 2026 15:41 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Ketua DPRD Kota Mojokerto, Eri Purwanti, memastikan seluruh warga penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di Kota M…

MG Raih 1 Juta Pengiriman di Eropa, Didorong EV dan Hybrid Murah

MG Raih 1 Juta Pengiriman di Eropa, Didorong EV dan Hybrid Murah

Senin, 23 Feb 2026 15:38 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - MG Motor, baru-baru ini menorehkan tren positif dengan mengumumkan pencapaian luar biasa dengan telah mengirimkan mobil pelanggan…

Siap Perkuat Pasar Ekspor, Produksi TVS Indonesia Tembus 1 Juta Unit

Siap Perkuat Pasar Ekspor, Produksi TVS Indonesia Tembus 1 Juta Unit

Senin, 23 Feb 2026 15:35 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal India, TVS Motor Company Indonesia (TMCI) semakin menegaskan konsistensinya di pasar nasional, yang telah…

Pasca Diprotes Warga, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp6 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan

Pasca Diprotes Warga, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp6 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan

Senin, 23 Feb 2026 15:32 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti pasca protes warga terkait kerusakan jalan hingga ditanami pohon pisang, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Miliki Ornamen Tak Lazim, Masjid di Mojokerto Punya Ruang Bawah Tanah dengan 6 Musala

Miliki Ornamen Tak Lazim, Masjid di Mojokerto Punya Ruang Bawah Tanah dengan 6 Musala

Senin, 23 Feb 2026 15:30 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menikmati Bulan Ramadhan tak lengkap jika tidak mengunjungi Masjid Agung Wisnu Manunggal Rahmatullah yang merupakan tempat ibadah…

Sejumlah Bangunan di Jombang Rusak, Diterjang Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang

Sejumlah Bangunan di Jombang Rusak, Diterjang Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang

Senin, 23 Feb 2026 15:29 WIB

Senin, 23 Feb 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Warga di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, was-was dan khawatir lantaran diterjang cuaca ekstrem berupa fenomena…