DPC Gugat Prabowo untuk Lekas Pecat M Taufik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Timur menggugat Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto. DPC mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar Prabowo segera memecat kader Partai Gerindra M. Taufik.

DPC Gerindra Jakarta Timur sebagai penggugat diwakili oleh Zulham Effendi dan tergugat, yakni Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra serta Dewan Pembina Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo. Prabowo diminta menjalankan keputusan Mahkamah Kehormatan Partai yang telah memberi rekomendasi pemecatan M. Taufik dari Gerindra. 

"Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk segera melaksanakan putusan Majelis Kehormatan Partai Gerindra tertanggal 7 Juni 2022," demikian bunyi petitum gugatan tersebut.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa pemecatan Mohammad Taufik merupakan kewenangan Ketua Umum Prabowo Subianto. Riza meminta seluruh kader Gerindra menghormati hal tersebut. Diketahui, M. Taufik merupakan mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

 "Kan kami sudah bilang, kewenangan ada di DPP. Kita sebagai kader harus menghormati apa yang menjadi keputusan partai, kewenangan ada di DPP, di Pak Prabowo," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/7/2022).

 Pria yang juga merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menegaskan DPP Gerindra sampai saat ini belum mengambil keputusan mengenai status M Taufik. Riza meminta para kader Gerindra di Jakarta tetap mematuhi keputusan Prabowo. Bahkan, semua keputusan Prabowo harus didukung penuh.

 "Apapun putusan beliau, Pak Prabowo Subianto sebagai Ketum perlu kita dukung penuh. Beliau tahu apa yang terbaik bagi semua, bagi kepentingan partai," ujar Riza. jk

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…