Perempuan, Mainkan Peranan Penting Meningkatnya UMKM di Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - 

Surabaya - Indonesia saat ini sedang disibukan dengan akan berlangsungnya gelaran Konferensi Tingkat Tinggi G20, November mendatang di Bali. Hal ini lantaran Indonesia diberi mandat sebagai tuan rumah atau Presidensi G20.
 
Momen ini dianggap sangat penting karena nama Indonesia baru akan muncul lagi menjadi Presidensi G20 pada 20 tahun mendatang. Adapun salah satu prioritas di dalam G20 tersebut adalah bagaimana mengembangkan financial inclusion, yang di situ adalah mengembangkan digital dan UMKM.
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto mengatakan bahwa UMKM memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian Indonesia, khususnya juga di Jawa Timur. Paling tidak angkanya menyumbang sekitar 60 persen terhadap total perekonomian Indonesia.
 
"Dan sangat mengejutkan 97 persen menyerap tenaga kerja, ini luar biasa. Sehingga UMKM itu tidak hanya sekedar aktivitasnya, tetapi juga orang-orang yang di dalamnya itu ada kaum ibu-ibu," kata Budi.
 
Menurutnya, ibu-ibu di sini adalah sebagai penggerak dan tulang punggung ekonomi dari hari ke hari dan juga masa depan. Budi menyebutkan perempuan di Indonesia memainkan peranan yang sangat penting dan bahkan mendominasi UMKM.
 
"Saya ada datanya. Kalau kita lihat UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah), di Mikro itu 52 persen dari 63,9 juta adalah perempuan yang mengelola UMKM. Di tingkat Kecil, 56 persen atau sekitar 193 ribu itu pemiliknya adalah perempuan. Yang Menengah itu memang turun sedikit 34 persen atau sekitar 44 ribu pelakunya adalah perempuan," ia memaparkan.
 
"Jadi kesimpulannya semakin usaha itu skalanya mengecil, maka peran perempuan itu menjadi sangat dominan. Jadi memang benar UMKM rata-rata pengelolanya adalah perempuan," ia menekankan.
 
Kendati demikian, sangat disayangkan karena masih saja ada yang mencampurkan antara uang UMKM dengan uang pribadi.
 
"Ada semacam survei kepada 100 pelaku kursus UMKM terkait siapa yang sudah benar-benar mencatat pembukuannya yang uangnya itu dipisahkan antara uang UMKM dan uang pribadi? Jawabnya dari 100 itu tidak sampai lebih dari 20, hanya 17-18," ia mengungkapkan.
 
Itu artinya, kebanyakan dari mereka, antara uang perusahaan ataupun usaha kecil itu sudah bercampur dengan uang pribadinya. Inilah yang harus dilatih agar UMKM itu meski usahanya kecil, namun tetap saja harus punya tata kelola keuangan yang baik.
 
"Kita ingin mendukung pengembangan UMKM agar lebih berdaya saing, dan kami mengharapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur menjadi semakin bagus lagi terutama dukungan dari UMKM," ia menuturkan.
 
"Intinya sama-sama untuk membangun motivasi yang tinggi agar usaha kecil ini dapat terus berkembang dan menjadi kontributor terbaik di perekonomian khususnya di Jawa Timur," ia menandaskan. (res/cm)

Berita Terbaru

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rapat paripurna DPRD Lamongan dalam rangka mendengarkan pertanggungjawabkan APBD tahun 2025, pada Jum'at (12/6/2026), menjadi…

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kembalinya H. Abdul Ghofur nahkodai DPC PKB Lamongan Periode 2026-2031, menjadi salah satu bukti selama ini kaderisasi di internal…

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam peningkatan layanan digital melalui berbagai pembaruan aplikasi Access by KAI yang merupakan langkah strategis guna memberikan…

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diperingati di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo menggerakkan program Sidoarjo Asri atau…