Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Kerajinan Bordir

Tak Mudah Menyerah, Ketekunan Peserta di Acungi Jempol Wali Kota Ning ita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning Ita saat membuka pelatihan peningkatan ketrampilan kerajinan bordir
Wali Kota Ning Ita saat membuka pelatihan peningkatan ketrampilan kerajinan bordir

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 20 orang peserta pelatihan peningkatan ketrampilan kerajinan bordir mendapat acungan jempol dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Pasalnya, mereka tetap konsisten mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan membordir meskipun tak sedikit yang telah mengundurkan diri.

"Para ibu-ibu yang hadir disini layak dijuluki sang pemenang. Karena dari 150 orang yang mengikuti pelatihan inkubasi bordir kemarin, hanya 20 orang ini yang masih istikomah di jalurnya. Hanya 12 persen saja, luar biasa," puji Ning Ita saat membuka pelatihan di Gedung Raw Material Surodinawan, Kamis (4/8/2022) siang.

Petinggi Pemkot ini menyebut, Pemerintah Kota Mojokerto menyediakan sarana dan prasarana sekaligus pelatihan serta pendampingan yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto khisusnya ibu-ibu.

"Karena tidak sedikit kaum perempuan yang tidak memiliki ketrampilan memadai padahal banyak diantara mereka yang menjadi tulang punggung keluarga," tukasnya.

Karena itu, ia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Sebab tanpa ditunjang ketrampilan bagaimana kaum hawa ini bisa membantu mencukupi ekonomi keluarganya.

Untuk itu, Pemkot Mojokerto terus berupaya hadir memberi bekal kemampuan melalui berbagai program inkubasi wirausah yang terus digulirkan dari tahun ke tahun.

"Kalau tidak ada ketrampilan, trus apa yang bisa dikerjakan. Paling cuma bisa bantu masak dan mencuci pakaian. Beda ceritanya jika punya kemampuan, itu bisa dimanfaatkan untuk mencari uang," tegasnya.

Masih kata Ning Ita, kenapa peserta pelatihan inkubasi bordir kemarin digiring untuk ikut pelatihan jilid kedua ini. Agar skill mereka semakin terasah dan terus berkembang mengikuti perkembangan trend bordir.

"Bordir adalah salah satu bagian fashion yang banyak digemari termasuk saya. Kalau benar-benar ditekuni, usaha ini sangat memungkinkan untuk mendulang pundi rupiah, karena tak banyak yang bisa mengerjakannya," ungkapnya.

Untuk itu, Ning Ita meminta seluruh peserta benar-benar memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Karena untuk menjadi mahir dibutuhkan kesabaran, ketelatenan dan istikomah.

"Jangan mudah putus asa, karena untuk menjadi mahir memang butuh proses dan waktu. Bahkab ada yang memakan waktu puluhan tahun baru bisa menjadi ahli," pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya dalam laporannya menjelaskan peserta pelatihan ini adalah peserta pilihan. Mereka akan digembleng oleh ahlinya selama 5 hari berturut-turut.

"Target kita ada diversifikasi produk, jika kemarin pelatihan lebih fokus bordir kebaya maka kini kita kembangkan untuk bordir daster. Karena baju jenis ini yang paling banyak dicari dan cepat lakunya," ungkapnya.

Ani juga menargetkan bulan September 2022 nanti, produk buatan wirausaha inkubasi bordir ini bisa dipajang di stand Pusat Produk Unggulan Kota Mojoerto di Sunrise Mall dan gerai Dekranasda di MPP Gajah Mada.

"Tapi saya pesan, jika nanti di kurasi mohon benar-benar diperhatikan, karena jika dipajang di stand tersebut produknya harus sudah sempurna dab mengikuti trend pasar," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…