Sajikan Tarian Kontemporer, Lima Koreografer Muda Jatim Siap Tampil di Panggung Cak Durassim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - Lima koreografer muda bakal menampilkan tarian terbaik mereka dalam acara Gelar Koreografer di Gedung Cak Durassim pada 5-6 Agustus 2022.
 
Para koreografer asal Jatim ini telah melewati proses seleksi sejak Juni lalu hingga terjaring lima terbaik untuk tampil di antara bintang tamu Agus Mbendol dari Surakarta dan Otnil Tasman dari Banyumas.
 
Mereka adalah Yussi Ambar Sari, Kabupaten Tulungagung dengan karya koreografi berjudul 'Jalan Tengah Part of Tinta Hijau'. Tarian ini mengisahkan budaya nyete di Tulungagung dan mereduksi stigma bahwa perempuan tabu duduk bersama lelaki di warung kopi untuk menikmati cete dari kopi hijau. 
 
Kemudian, Sri Cicik Handayani dari Kabupaten Sumenep. Ia membawa karya bertajuk Tande sebagai bentuk makna penyebutan Tayub khas Madura dan cara untuk memanggil sinden wanita. 
 
Sementara itu, Patry Eka Prasetya dari Kabupaten Sidoarjo mengusung tema Tanah Kenangan yang sarat isu lingkungan karena tuntutan modernisasi. Tarian ini menjadi bentuk kritik terhadap krisis lingkungan. 
 
"Ini adalah pikiran kritis saya tentang kerusakan lingkungan tersebut. Kemungkinan ini akan menjadi tanah kenangan," ucap Patry. 
 
Errina Aprilyani asal Surabaya, membawa koreografi bertajuk Transit sebagai bagian proses penemuan jati diri dan Fahmida Yuga Pangestika dari Kabupaten Ponorogo membawa karya Sari Kembang sebagai intisari kesenian Tari Jathil Obyog khas Ponorogo. 
 
Para koreografer akan tampil dalam dua sesi selama dua hari di atas panggung megah dan tata cahaya estetik yang digawangi seniman Herry Lentho. 
 
Gelar Koreografer bertema Next Page ini merupakan agenda perdana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur melalui UPT Taman Budaya.
 
Next Page memiliki makna apa yang akan dilakukan kemudian. Istilah tersebut diusung sebagai tema guna memancing daya kreatif, inovatif, dan upaya kreator untuk kembali membuka, menyusun, merangkai halaman baru dari catatan halaman sebelumnya. Berupa catatan tubuh, pengalaman, dan pengetahuan sebagai bekal menuju halaman selanjutnya.
 
"Mereka telah melewati proses mentoring dan sampai hari ini adalah hari-H untuk bisa melaksanakan kegiatan," terang Kepala UPT Taman Budaya Samad Widodo, SS., MM, Kamis (4/8/2022). 
 
Samad mengatakan, agenda ini sekaligus menjaring bibit-bibit koreografer muda asal Jatim untuk pertama kalinya. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai sarana menumbuhkembangkan kreativitas koreografer di Jatim. 
 
"Karena di Jatim sendiri belum ada wadah yang bisa memfasilitasi untuk keabsahan dari seorang koreografer," katanya. 
 
Sehingga Gelar Koreografer nantinya diharapkan mampu menjadi ajang ruang prestasi terutama seni tari di Jatim. Mereka juga akan dikenalkan sebagai sosok koreografer potensial asal Jatim dari kawah candradimuka UPT Taman Budaya. 
 
Selain itu, momentum ini juga merupakan ajang silaturahmi antar seniman untuk membangkitkan Jatim sesuai jargon Gubernur Khofifah, Optimis Jatim Bangkit dengan membangun jejaring. 
 
"Karena potensi tari Jatim ini luar bisa tapi belum dieksplor secara nilai jual. Kami ingin sang penari ini menjadi nilai jual Jatim," ungkapnya. 
 
Sementara itu, Kurator Gelar Koreografi, Peni Puspito mengatakan bahwa 
Jatim pernah menjadi mercusuar pagelaran seni bahkan mendapat sorotan dari dunia internasional. 
 
"Kegiatan ini nampaknya akan dihidupkan kembali melalui tari kontemporer," ucap Peni. 
 
Dulu, kata dia ada sejumlah lembaga festival seni termasuk festival yang digelar oleh UPT Taman Budaya Cak Durassim Surabaya. 
 
"Itu adalah salah satu lembaga yang sangat kuat dalam melahirkan satu wacana dan generasi seniman yang sangat hebat sekali," ujarnya. 
 
Namun, kata dia, hingar bingar pentas seni di Jatim sempat redup. Sehingga kegiatan Gelar Koreografer ini ia prediksi bakal menjadi pembangkit semangat berkesenian. 
 
"Oleh karena itu yang dipilih di sini adalah tari kontemporer," tandasnya. 
 
Lebih lanjut, ujar Peni, banyak lembaga festival atau lomba memberi ruang untuk membuat karya-karya nominasi.
 
Sedangkan bentuk lembaga yang mewadahi kesenian kontemporer sudah mulai pudar. Gelar Koreografer adalah ruang kembali. Karena seni kontemporer identik dengan inovasi dan nilai baru. 
 
"Mudah-mudahan nanti ruang ini akan berlanjut di Jatim. Sehingga akan bangkit lagi bentuk-bentuk kesenian dengan nilai dan inovasi baru," ucap Peni. By
Tag :

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…