Pelatihan Diversifikasi Produk Batik Ecoprint 2022

Tangkap Peluang Pasar, Wali Kota Ning Ita Gencarkan Pelatihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning Ita saat meninjau hasil pelatihan ecoprint
Wali Kota Ning Ita saat meninjau hasil pelatihan ecoprint

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tingginya permintaan pasar terhadap produk ecoprint mulai ditangkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sebagai peluang bisnis baru bagi UMKM Kota Mojokerto.

Terbukti, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) getol melatih para pengrajin batik untuk membuat diversifikasi produk batik ecoprint.

"Teknik ecoprint selain lebih ramah lingkungan juga sedang menjadi trend di kalangan pecinta batik etnik. Khususnya pangsa pasar yang ada di kota-kota besar," ujar Wali Kota Ika Puspitasari saat meninjau pelatihan ecoprint di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan, Jumat (12/8) pagi.

Petinggi Pemkot ini menyebut, dengan berkembangnya Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya, sangat cocok mengembangkan produk ramah lingkungan ini untuk diajadikan cinderamata wisatawan.

"Maka dari itu saya berharap pelatihan diversifikasi produk batik ecoprint ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peserta. Sehingga mampu menciptakan produk kreatif yang bernilai jual," tuturnya.

Selain itu, Ning ita sapaan akrab Wali Kota juga berharap pelatihan ini mampu menciptakan corak-corak yang unik dan berkualitas. Sehingga kedepan, bermula dari pelatihan dapat menjadi pendongkrak dalam mendukung tumbuhnya cikal sentra IKM Kota Mojokerto.

"Pemerintah Kota siap memberikan fasilitasi, kembangkan terus potensi dan kreatifitas serta jadikan produk ini menjadi salah satu produk unggulan untuk dibranding menjadi produknya Kota Mojokerto," pungkasnya.

Sementara itu, Ani Wijaya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto menjelaskan pelatihan ini di ikuti oleh puluhan pengrajin batik sejak tanggal 8 Agustus 2022 hingga 13 Agustus 2022 mendatang.

"Peserta terbagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapat waktu pelatihan selama 3 hari berturut-turut," ungkapnya.

Masih kata Ani, dalam pelatihan ini juga akan diajarkan step by step mulai dari membuat desain hingga menghasilkan ecoprint diatas kain. Serta berbagai tekhnik yang digunakan untuk menghasilkan karya ecoprint yang beragam.

"Target kita kedepan, para pengrajin batik Kota Mojokerto mampu mengembangkan produk yang lebih kreatif, inovatif dan tidak monoton itu-itu saja. Sehingga mampu menjawab tantangan pasar," ucapnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …