Pemeriksaan Terdakwa Kho Handoyo

Hakim: Silahkan Saja Saudara Ingkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara dugaan pemalsuan surat, disertai penipuan dengan terdakwa Kho Handoyo Santoso kembali digelar di pengadilan negeri (PN) Surabaya, kali ini agenda pemeriksaan terdakwa.

Ketua Majelis Hakim Sutarno Mewanti-wanti terdakwa untuk jujur dalam menyampaikan pernyataannya.

"Saya minta kepada terdakwa untuk tidak berbelit-belit dalam menyampaikan pernyataan, karena konsekuensinya kalau terdakwa berbelit itu artinya sama saja mempersulit diri anda sendiri, "baik yang mulia, sanggup terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawanti Lahang menanyakan pembelian rumah awalnya dari mana.

Dijawab kalau rumah itu dibeli dari Kho Wen Tjwe dengan cara mengangsur. Saat itu saya membeli rumah dari Kho Wen Tjwe, seharga 4 miliar 150 juta. Namun selang beberapa hari, saya menjual kepada Elanda Sujono seharga 4 miliar 449 juta. Kepada saya saudara Elanda membayar 4 kali DP dan diangsur selama 1 tahun, pembayarannya di transfer ke rekening istri saya, "terang terdakwa.

Menanggapi pernyataan terdakwa, Darmawanti jaksa dari Kejati itu, kembali bertanya, "setelah itu rumah lunas dan ada kwitansi pelunasannya, dalam perjanjiannya, setelah lunas tidak ada lagi beban apapun terhadap Elanda Sujono selaku pembeli, "benar. Jawab terdakwa.

Kalau sudah lunas begitu lantas, kenapa ada tagihan dari pihak bank Permata, yang isinya kalau Kho Wen Tjwe masih ada tunggakan, padahal dari awal saudara terdakwa mengaku, sertifikat itu ada Developer bukan di bank, "mengenai itu sebelumnya sudah saya sampaikan melalui  notaris Ariyani, "kilah terdakwa.

Ditanya terkait keberadaan sertifikat.

"Sebenarnya sertifikat itu ada dimana, terdakwa mengaku kalau sertifikat ada di developer.

Mendengar pernyataan terdakwa, Hakim ketua Sutarno, meminta kepada terdakwa untuk jujur, "tolong terdakwa jangan berbelit-belit, bicara apa adanya saja, kalau saudara berbelit-belit tentu ada resikonya.

Saudara dari awal saya peringatkan, "awalnya saudara terdakwa itu membeli rumah dari Kho Wen Tjwen, melalui broker, lalu rumah itu saudara jual kepada Elanda, waktu menjual tidak saudara katakan  kalau sertifikat masih diagunkan di bank permata.

Terdakwa masih saja berdalih kalau itu sudah dikatakan kepada pembeli, "dijelaskan oleh hakim bahwa pada saat itu saksi pelapor sudah dimintai keterangannya dan saudara terdakwa tidak membantahnya.

Hakim melanjutkan, Elanda ini kan sudah membayar lunas kepada saudara terdakwa, artinya Elanda sudah tidak ada lagi kewajiban untuk membayar.

"Namun kenyataanya Elanda masih saja membayar tanggungan angsuran saudara di bank, "tapi gak apa-apa silahkan saudara ingkar berbohong juga boleh itu silahkan saja, sama sekali saya gak butuh pengakuan saudara, yang saya butuhkan adalah saksi dan alat bukti yang lain. Tegas Hakim Sutarno. Selasa (23/08/2022).

Masih pertanyaan Hakim, dimana sebenarnya sertifikat rumah itu, karena saksi dari pihak bank sendiri sudah dimintai keterangannya. Kalau tadi saudara terdakwa mengaku sertifikat ada di developer, lantas yang dibuat agunan di bank itu apa?, 

Dijawab oleh terdakwa kalau agunan yang ada di bank Permata itu adalah Perjanjian ikatan jual beli, sedangkan sertifikat ada di developer.

Mendengar pernyataan terdakwa, hakim Sutarno, kembali mengingatkan kepada terdakwa untuk tidak berbelit-belit, mana ada Bank menerima jaminan berupa Perjanjian Ikatan jual beli, "saya baru tahu itu. Tutup Hakim Sutarno. Nbd

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…