Tak Bisa Berenang, Bocah 14 Tahun Hilang di Sungai Brantas, Kini Masih dalam Pencarian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat di TKP ditunjukkan lokasi korban menghilang olah teman korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat di TKP ditunjukkan lokasi korban menghilang olah teman korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Bocah yang masih duduk di kelas dua SMP kini masih dalam pencarian pihak BPBD Kab Blitar bersama aparat TNI/POLRI juga warga seputaran Desa Selokajang Kec Srengat Kabupaten Blitar yang tak jauh dengan aliran Sungai Brantas. Dicarinya Akbar Aditya bocah laki laki berusia 14 tahun itu karena tersèret arus Sungai Brantas pada Selasa (30/8) sekitar pukul 14.50 saat mandi di aliran Sungai Brantas bersama temannya.

Dalam peristiwa itu seperti yang disampaikan Kapolsek Srengat Kompol Yusuf kepada wartawan di TKP (Selasa 30/8) pukul 15.00, setelah menerima laporan, pihak anggota Polsek Srengat langsung menuju TKP dan koordinasi dengan pihak BPBD Kab Blitar juga Koramil Srengat. 

"Kita (Anggota Polsek Srengat dan Koramil Srengat) bersama masyarakat berusaha lakukan pencarian korban dan kita koordinasi dengan BPBD, laporan kami terima 14.48 tadi, korban satu, yang masih duduk di bangku SMP," kata Kompol Yusuf.

Peristiwa tenggelamnya Akbar Aditya warga Desa Tuliskriyo Kec Sanankulon di aliran Sungai Brantas sekitar pukul 14.35 (Selasa 30/08),  saat berenang di tepian Sungai Brantas bersama Yanuar Rosandi (14) warga Kel/Kec Sukorejo Kota Blitar temanya. Menurut keterangan Yanuar kepada petugas, bahwa temanya Akbar (korban) mereka berdua mandi di sungai Brantas, tepat di sebelah timur jembatan kereta api.

"Menurut Yanuar (saksi taman korban) saat Akbar Aditya (korban) turun mandi di tepi aliran sungai Brantas, saksi melihat korban  (Akbar) tampak kesulitan berenang, tak lama korban terbawa arus, melihat kejadian tersebut kemudian saksi (Yanuar) berusaha menyelamatkan korban namun tidak berhasil diselamatkan selain arusnya deras, korban sudah tidak terlihat oleh saksi," terang Kompol Yusuf.

Atas peristiwa itu warga masyarakat yang sedang beraktifitas di sungai Brantas langsung berusaha melakukan pencarian guna menolong korban, sampai saat ini (Rabu 31/8) korban belum ditemukan dalam pencarian bersama BPBD Kab.Blitar, team Rescue Polri bersama warga masyarakat.

"Semoga segera ditemukan, kita sudah menghubungi pihak pihak terkait di wilayah Kabupaten Tulungagung, korban saat itu memakai baju oblong biru kombinasi warna putih, dan berkaos singlet putih," pungkas Kompol Yusuf, Rabu (31/8) pagi saat di tepian Sungai Brantas guna melanjutkan pencarian korban. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…