Hamburkan APBD Rp3,35 M, DPRD Rekomendasikan Tutup 20 Kantor Perwakilan Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amar Saifudin Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim.
Area lampiran
Amar Saifudin Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim. Area lampiran

i

Surabaya - Terungkapnya sejumlah kantor perwakilan dagang (KPD) milik pemerintah provinsi Jawa Timur dalam kondisi tidak layak namun menghabiskan anggaran negara, diseriusi Komisi B DPRD Jatim. Usai melakukan rapat terbatas dengan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Komisi B mengambil sikap tegas agar anggaran tidak lagi boros. 

 

“Kami minta Kantor Perwakilan Dagang di 20 Provinsi agar segera di evaluasi dan ditutup semuanya,” tegas Amar Saifudin, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Selasa (6/9/2022).

 

Penegasan ini dikeluarkan Komisi B setelah mengetahui fakta-fakta yang tidak sesuai antara anggaran dengan kondisi KPD. Misalnya KPD di Bali, menyewa ruko namun di bawahnya dijadikan warung kopi. Kemudian di Palembang Sumsel kantor KPD tidak ada aktifitgas dan mirip bengkel. “Dan ternyata setiap tahun anggaran untuk mensupport KPD tersebut nilainya mencapai 3,35 Miliar Rupiah,” ungkap Amar.

 

Menurut keterangan dari Disperindag, dari 26 KPD yang dimiliki Pemprov Jatim. Tahun 2022 ini sudah ditutup 6 KPD. Antara lain KPD di Sumatera Barat, Aceh, Gorontalo, Bengkulu, Sulawesi Tengah dan Riau. Sehingga tersisa 20 OPD saja yang katanya masih aktif. “Tapi laporan yang kami terima, mayoritas KPD tidak layak fungsi. Sehingga tidak perlu dianggarkan. Lebih baik semua KPD ditutup dan dialihkan transaksi secara online saja,” urai mantan Wakil Bupati Lamongan ini. 

 

Politisi Partai Amanat Nasional itu juga melihat, adanya pemborosan anggaran. Karena tidak semua KPD ini beroperasi. Namun tetap saja dianggarkan setiap tahunnya. Hal ini menjadi janggal karena menurut laporan dari Disperindag, dari total belanja KPD (Rp 3,35 Miliar) sebanyak 45% untuk sewa bangunan dan selebihnya untuk biaya Honor petugas pelaksana. “Tapi kantornya mayoritas hanya ruangan kosong tanpa aktivitas,” sebutnya. 

Amar mengusulkan anggaran KPD itu segera dialihkan untuk program bermanfaat lainnya. Misalnya untuk membantu sertifikasi halal produk UMKM Jatim. Karena untuk sertifikasi halal ini perlu biaya sekitar 3 juta setiap satu produk. “Kalau 3 miliar lebih itu dipakai untuk membantu sertifikasi halal produk, tentunya bisa membantu 1000 UMKM dan ini jelas lebih bermanfaat,” terangnya.  

 

 

Selain Anggaran KPD, Komisi B juga menyoal kegiatan Misi Dagang yang dilakukan di luar provinsi. Amar menyebut Misi Dagang ini juga program pemborosan uang rakyat. Bagaimana tidak, pada tahun 2022 ini Kegiatan Misi Dagang dianggarkan Rp 6,7 Miliar dan hingga September 2022 ini sudah terserap Rp 4 miliar lebih. “Misi dagang juga tidak efektif, karena hanya kegiatan seremonial yang menghabiskan anggaran. setelah kami cek ternyata transaksi-transaksi di misi dagang itu hanya catatan di atas kertas saja, tapi realisasinya jauh dari yang diberitakan,” ungkap Amar. “Lebih baik anggaran misi dagang sebesar itu dialihkan untuk bantuan permodalan usaha-usaha kecil dan menengah agar ekonomi masyarakat Jatim segera pulih dari pandemi,” pungkas Amar. rko

 

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…